Curhat Fotografer di Kabupaten Pangandaran Kerap Kena Curi

Fotografer di Kabupaten Pangandaran Dede Arif Cahyadi./Foto: Rmol

Fotografer di Kabupaten Pangandaran Dede Arif Cahyadi./Foto: Rmol

POJOKJABAR.com, PANGANDARAN– Hasil karya Fotografer di Kabupaten Pangandaran, Dede Arif Cahyadi (29), kerap diambil berbagai pihak tidak bertanggungjawab tanpa izin.

Dede pun menjadi berang.

Padahal, foto merupakan sebuah karya seni hasil kekayaan intelektual yang dilindungi undang undang nomor 28 tahun 2014 tentang hak cipta.

Dede pun mengaku geram dan tidak bisa berbuat apa-apa.

“Ya, mau berbuat gimana, saya memaklumi betul karena pemahaman Hak Kekayaan Intelektual belum membumi di Pangandaran,” ungkapnya, kamis (16/5).

Padahal, kata Dede, pencurian foto ini bisa dilaporkan kepada pihak berwajib dengan tuntutan pencurian atas hak cipta yang berimplikasi pada denda dan kurungan.

“Kami bekerja dengan sangat keras untuk menghasilkan karya seni lukisan cahaya atau foto ini, tolong untuk bisa saling menghargai,” tegas Dede.

Lebih lanjut, Dede berharap ada peran pemerintah untuk memberikan pemahaman atas hak cipta kepada masyarakat terutama para pelaku jasa wisata.

“Hampir 10 kali karya saya diambil tanpa sepengetahuan, tau-tau sudah nempel di website buku dan media sosial yang diterbitkan oleh pelaku jasa wisata,” imbuh Dede.

Di Kementerian, karya foto sangat benar-benar dihargai. Pasalnya mereka sudah sadar bagaimana hebatnya dampak Foto ini.

“Saya harap pemerintah di daerah juga turut memahami bahwa membuat hasil karya ini perlu pemikiran dan kerja keras yang baik,” tandas Dede

(gan/rmol/pojokjabar)

loading...

Feeds