Tol Cisumdawu Jadi Alternatif Pengurai Arus Mudik 2019

Kapolres Sumedang AKBP Hartoyo dan Satlantas Polres Sumedang saat pengecekan jalur nasional Cirebon-Bandung, persiapan mudik lebaran.

Kapolres Sumedang AKBP Hartoyo dan Satlantas Polres Sumedang saat pengecekan jalur nasional Cirebon-Bandung, persiapan mudik lebaran.


POJOKJABAR.com, SUMEDANG – Kapolres Sumedang AKBP Hartoyo memastikan bahwa sebagian jalur jalan bebas hambatan Tol Cisumdawu sudah siap dipergunakan untuk mudik dan balik lebaran 2019.

“Standar keselamatan jalan masih dipenuhi pihak satker dan sudah mencapai 80 persen,” ucap Hartoyo saat melakukan survei jalur mudik dan balik lebaran di Tol Cisumdawu, Selasa 14 Mei 2019.

Kapolres menambahkan, jalur tersebut hanya bisa dilalui kendaraan dari Bandung tujuan Sumedang sekira 5,5 KM.

“Jalan ini akan dipergunakan, apabila terjadi penumpukan kendaraan. Diharapkan, nantinya bisa mengurai kemacetan,” ujarnya.

Sementara, Kasatker Tol Cisumdawu, Yusrizal Kurniawan mengatakan pihaknya terus melakukan percepatan pengerjaannya hingga H-14.

“Semoga standar keselamatan jalan bisa segera terpenuhi, sesuai arahan dari kapolres dan Dishub,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kapolres mengatakan, Polres akan menambah personil di sejumlah titik ruas jalan yang akan dilintasi pemudik lebaran tahun ini. Salah satu titik yang menjadi perhatian yakni ruas jalur nasional, tepatnya di Km 36, perbatasan Kecamatan Paseh dengan Kecamatan Tomo.

Dari hasil pengecekan jalur, kata Kapolres, 1 lajur ruas jalan tersebut mengalami amblas sedalam 10 cm dan panjang 5 meter. Selain itu ruas jalan tersebut juga mengalami retak-retak. Akibatnya, hingga saat ini dilakukan 1 lajur.

“Akan ada penambahan personil di titik-titik tertentu, termasuk di Km 36 Paseh, di sana personilnya akan lebih besar,” katanya, usai Rakor Lintas Sektoral Ops Ketupat Lodaya 2019 dalam rangka Pengamanan Idul Fitri 1440 H, belum lama ini.

Namun demikian, Ia mengatakan, ruas jalan tersebut akan segera dilakukan perbaikan oleh Kementerian PUPR. Sehingga H-7 lebaran sudah bisa teratasi.

“Itu domainnya Kementrian PUPR,” ujarnya.

Kapolres menyebutkan, ia sudah memerintahkan Satlantas, untuk berkoordinasi dengan Pihak Dishub agar memasang rambu-rambu sekitar 200 meter dari lokasi jalan amblas. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah kecelakaan lalu lintas.

“Tak menjadi masalah, untuk sementara juga kita sudah pasang rambu-rambu agar pengendara bisa tahu dari jarak jauh, karena kalau kendaraan roda 2 kencang lewat situ pasti jatuh,” katanya lagi.

Diakui, kondisi jalan rusak saat ini mengganggu arus lalu lintas. Apa lagi saat mudik lebaran nanti diprediksi volume kendaraan akan meningkat.

“Jalur Selatan juga akan kita pasang rambu-rambu, agar para pemudik nanti tidak kebingungan dan bertanya-tanya,” tuturnya.

(RBD/tha/gun/pojokjabar)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds