Oknum BNN Diduga Peras Kuwu Positif Narkoba

Ilustrasi

Ilustrasi


POJOKJABAR.com, KUNINGAN – Oknum BNN Kuningan diduga melakukan pemerasan terhadap salah seorang Kepala Desa Sagaraten, Kecamatan Ciwaru Kabupaten Kuningan, RY. Hal itu menyusul setelah kades diketahui positif menggunakan narkoba. Berdasarkan data terhimpun di lingkungan masyarakat desa setempat.

“Iya, kemarin pak kades ditangkap petugas BNN dan di pintai uang,” kata aktivis karang taruna desa setempat.

Menanggapi informasi itu, Kepala BNN Kabupaten Kuningan, Edi Heryadi, saat dikonfirmasi menyatakan, bahwa mengenai dugaan pemerasaan yang nilainya hingga Rp. 60 juta. Pihaknya meminta untuk tidak diberitakan dahulu. “Jangan dulu kang, nanti besok saja kita adakan Konferensi Press ,” jawab Edy melalui akun Whats Apps.

Keterangan lain, penangkapan kepala desa itu berawal dari pengembangan dugaan kasus narkoba dari penangkapan seorang wanita yang terbukti membawa narkoba jenis Shabu dan alat penghisap.

“Dari pengembangan lanjutan, didapatkan data penyuplainya yakni Ibu NN, yang ditangkap di Desa Manggari, Kecamatan Lebakwangi. Dari Ibu NN inilah, diperoleh keterangan terlibatnya Kepala Desa Sagaranten, RY,” imbuh Edy kepada media, di Kantornya, Selasa (7/5/2019).

Setelah dilakukan test urine pada ketiganya, ternyata didapatkan NN dan Kades RY positif mengkonsumsi narkoba. Namun, karena kades RY ditangkap terpisah dengan NN, dan tidak terdapat barang bukti narkoba, maka Kades RY tidak dilakukan penahanan.

(amd/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds