Bupati Subang: PNS Nakal Siap-siap Dipecat

Bupati Subang, Ruhimat dan Kapolres Subang AKBP Muhammad Joni saat penandatanganan MoU, Senin (11/3/19). Ist

Bupati Subang, Ruhimat dan Kapolres Subang AKBP Muhammad Joni saat penandatanganan MoU, Senin (11/3/19). Ist

POJOKJABAR.com, SUBANG – Bupati Subang H. Ruhimat akan menindak tegas Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ‘nakal’. Sanksi tersebut berupa pemberhentian tidak dengan hormat atau dipecat.

Ruhimat menegaskan, segala sesuatu yang bisa menghambat pembangunan dan merugikan negara khususnya di Kabupaten Subang dengan jelas dan tegas akan di tindak sesuai dengan aturan yang ada.

Menutut Ruhimat, ASN ‘nakal’ hanya akan menghambat program dan visi-missi pemerintah yakni mewujudkan ‘Subang Jawara’ melalui visi ke satu yaitu mewujudkan pemerintahan yang bersih dari korupsi, kolusi dan nepotisme terbuka serta pelayanan masyarakat.

“Saya sepakat dengan Polres dan Forkopinda untuk ambil langkah-langkah (kepada ASN nakal) biar jera. Polisi biarkan proses itu, dan kita tidak akan memberi bantuna hukum, ngapain kita kerjasama dengan Polres. Kalau terbukti, ya kita pecat,” papar Ruhimat usai Penandatangan MoU bersama Polres Subang pada saat Apel, Senin (11/3/19).

Menyikapi laporan-laporan yang masuk, Ruhimat berjanji akan terus menseriusi kasus ASN yang nakal yang sering bolos atau tidak masuk kantor. Jika hal ini benar maka bagi seluruh ASN wajib melaksanakan tugas dan norma dalam aturan ASN.

“Kalu terbukti ya, kita pecat dan sikap tegas kami ini telah dibuktikan dengan mencopot Lurah Dangdeur dan mengembalikan ke Pemerintah Kecamatan Subang,” kata Ruhimat.

“Lurah Dangdeur itu itu sering bolos kerja. Ini bagian proses belajar, kita harus ambil pelajaran. Kita kasih funishment bagi ASN yang indisipliner, dan mohon maaf meskipun belum, kita akan reward mereka yang berprestasi,” sambungnya.

Ia juga mengingatkan kepada para ASN di setiap OPD agar lebih meningkatkan lagi kinerejanya dan dirinya menyatakan akan melakukan sidak secara rutin untuk memastikan kedisiplinan ASN. Selain itu ASN diminta untuk menjaga lingkungan kerjanya masing masing.

Kapolres Subang AKBP Muhammad Joni menegaskan, pihaknya sering kali menerima laporan prilaku pungutan liar, baik di intansi pemerintah maupun di perusahaan swasta.

Dengan penandatanganan MoU bersama Pemkab ini, kata Kapolres, pihaknya akan melakukan dua langkah, yakni upaya pencegahan dan penindakan.

“Kita mencegah prilaku yang melawan hukum, kalau sudah kita ingatkan, tapi masih membandel, kita akan ambil tindakan,” pungkasnya.

(RBD/anr/pojokjabar)

loading...

Feeds

Masyarakat sekitar mengevakuasi korban longsoran Galian C. Foto./Istimewa

Galian C Argasunya Telan Korban Jiwa

Dengan adanya kejadian kecelakaan yang mengakibatkan meninggalnya seorang pekerja di lokasi lahan galian pasir milik perorangan, kami berharap pemilik lahan …