Satres Narkoba Polres Sumedang Tangkap Pengedar Narkoba Jaringan Lapas Banceuy

Tujuh orang tersangka pengedar narkoba beserta barang bukti yang diamankan Sat Res Narkoba. AGUN GUNAWAN/RADAR SUMEDANG

Tujuh orang tersangka pengedar narkoba beserta barang bukti yang diamankan Sat Res Narkoba. AGUN GUNAWAN/RADAR SUMEDANG

POJOKJABAR.com, SUMEDANG – Satres Narkoba Polres Sumedang mengamankan dua orang tersangka pegedar narkoba jaringan Lapas Banceuy. Salahsatu tersangka diamankan saat akan memasukan narkoba jenis shabu ke ruang tahanan Polres Sumedang, Rabu (13/2/19).

Kapolres Sumedang, AKBP Hartoyo didampingi Kasat Narkoba, AKP Idan Wahyudin menyebutkan, kedua tersangka yakni Nasiri (28) warga Cileunyi Kabupaten Bandung, serta Gungun Guntara (39), warga Pakemitan Desa Cimalaka Kecamatan Cimalaka.

Nasiri ditangkap saat akan menjenguk adiknya di ruang tahanan Polres Sumedang, Rabu (13/2/19) siang. “Tersangka Nasiri ini awalnya mau menjenguk kerabatnya di ruang tahanan, namun ada anggota yang curiga dengan gerak-geriknya,” ujarnya, kepada wartawan, Sabtu (16/2/19).

Anggota polisi berpakaian preman yang curiga, meminta Nasiri menunjukan sepeda motornya. Saat digeledah, ternyata ditemukan paket shabu di bawah jok motor. Polisi pun langsung meringkus Nasiri.

“Ada shabu seberat 0,22 gram di motornya,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan, Nasiri mendapatkan shabu tersebut dari arahan Gungun via Whatsapp. Gungun memerintahkan Nasiri mengambil narkoba di salah satu tempat dikawasan Jatinangor, untuk diserahkan kepada Gungun.

”Mereka bertransaksi via online, Nasiri ini disuruh mengambil shabu disuatu tempat oleh tersangka Gungun, namun sebelum beremu Gungun, ia keburu ditangkap di Polres,” tuturnya.

Dari keterangan Nasiri, polisi juga akhirnya menangkap Gungun di SPBU Alam Sari. Selain shabu, polisi juga mengamnkan barang bukti motor serta 2 HP dari para tersangka. Selain dua orang tersebut, Satres Narkoba Polres Sumedang juga mengamankan 5 orang tersangka penyalahgunaan narkoba lainnya.

Mereka adalah Wahyu Suheri (40), warga Lebakhuni Kelurahan Pasanggrahan Baru Sumsel, Budi Rohmana (35) warga Dusun Cicalung Desa Cilembu Kecamatan Pamulihan, serta Teddy Trimayadi (52), Lingkungan Ragadiem Kelurahan Kota Kulon, Kecamatan Sumedang Selatan.

Dari ketiganya polisi mengamankan barang bukti berupa, 2 paket shabu dan alat hisap.

”Ketiganya ditangkap di rumah kontrakann di kawasan Jln. Kutamaya, Lingkungan Nalegong Kelurahan Kota Kulon Kescamatan Sumedang Selatan. Saat dilakukan penggeledahan tersangka Wahyu membuang barang bukti ke tanah, di halaman kontrakan,” katanya.

Kemudian Abdul Azis (28), beralamat di Dusun Angsana Desa Situmekar Kecamatan Cisitu. Saat digeledah dirumahnya, petugas mengamankan barang bukti narkotika berupa hexymer 2, serta trihexyphenidyl 2 Mg sebanyak 150 butir, di kasur rumah Azis.

”Tersangka mendapat barang haram ini dari seseorang bernama Abang, yang saat ini masih DPO. Kasus ini hasil pengembangan laporan dari masyarakat,” tututnya.

Lalu, polisi juga menangkap Restu Susanto (23), warga Kelurahan Kebonwaru Kecamatan Batununggal Kota Bandung. Restu merupakan DPO penjual ganja. Saat ditangkap, polisi mendapatkan barang bukti berupa 1 paket ganja di dalam sepatu, serta 1 paket ganja di dalam lemari pakaian rumah tersangka.

(RBD/gun/pojokjabar)

loading...

Feeds