Polres Sumedang Amankan Delapan Pelaku C3

KONPERS: Kapolres Sumedang AKBP Hartoyo memberikan keterangan pers saat pengungkapan kasus C3, Sabtu (9/2/19). AGUN GUNAWAN/RADAR SUMEDANG

KONPERS: Kapolres Sumedang AKBP Hartoyo memberikan keterangan pers saat pengungkapan kasus C3, Sabtu (9/2/19). AGUN GUNAWAN/RADAR SUMEDANG

POJOKJABAR.com, SUMEDANG – Polres Sumedang mengamankan delapan orang pelaku tindak kriminal. Penangkapan tersebut dilakukan dalam sepekan terakhir.

Kapolres Sumedang, AKBP Hartoyo mengatakan, para tersangka yang diamankan merupakan pelaku curanmor, curas (pencurian dengan kekerasan), dan curat (pencurian dengan pemberatan) atau C3.

“Dari delapan orang tersebut, satu orang merupakan pelaku curanmor, tiga orang pelaku curas, dan empat lainnya pelaku curat,” kata kapolres, kepada wartawan, Sabtu (9/2). Adapun para pelaku ini melakukan aksinya di wilayah Jatinangor, Cimanggung, Tanjungsari, Pamulihan dan Sumedang Selatan.

“Satu orang masih DPO (Daftar Pencarian Orang),” katanya lagi.

Kapolres menggambarkan, pelaku curanmor melakukan aksinya di lingkungan rumah warga. Modus pelaku melakukan aksinya dengan melakukan maping terlebih dulu, untuk memastikan keadaan sekitar mendukung.

Adapun pelaku ranmor adalah Dadan Hermawan (26), merupakan warga Tanjungsari. Dari tersangka polisi berhasil mengamankan 3 unit motor. Salahsatunya motor Honda CBR.

“Ranmor ini TKP-nya wilayah Jatinangor. Kasusnya masih dalam pengembangan, sebab di Jatinangor banyak yang kehilangan (kendaraan bermotor),” katanya lagi.

Sementara kasus curas terjadi di wilayah Pamuluhan, Tanjungsari, dan Sumedang Selatan. Polisi mengamankan 4 orang tersangka pada kasus curas tersebut.

“Barang bukti curas diantaranya HP, itu tersangka melakukan kekerasan menggunakan senjata tajam berupa pisau, korbannya anak SMA,” tuturnya.

Atas perbuatnnya para tersangka diancam hukuman penjara. Untuk kasus curanmor dan curat dikenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. Sementara untuk tersangka kasus curas dijerat Pasal 365 KUHP dengan hukuman maksimal 15 tahun penjara.

(RBD/gun/pojokjabar)

loading...

Feeds