Langgar Kode Etik, Dua Anggota Polres Subang Dipecat

PEMECATAN : Prosesi pemecatan dua anggota Kepolisian Polres Subang di halaman Mapolres Subang,Rabu (6/2/19).

PEMECATAN : Prosesi pemecatan dua anggota Kepolisian Polres Subang di halaman Mapolres Subang,Rabu (6/2/19).

Quick Count Pilpres 2019

POJOKJABAR.com, SUBANG – Dua anggota Polres Subang, Aiptu Sunardi dan Bripda Sandy, diberhentikan dengan tidak hormat dari keanggotaan Polri.

Dua anggota kepolisian Resort (Polres) Subang tersebut dipecat, karena terlibat kasus tindak pidana pencurian motor dinas, indisipliner dan pelanggaran lain.

Kapolres Subang AKBP Muhammad Joni menjelaskan, pemberhentian terhadap dua anggotanya itu sudah dilakukan dalam sidang kode etik, namun untuk tindak pidana umumnya tetap berjalan.

Aiptu Sunardi mendapatkan putusan pada sidang sidang Komisi Kode Etik Profesi Polri tingkat Polres Subang Nomor PUT KKEP/01/VIII/2017/KKEP tanggal 03 Agustus 2017 secara In Absentia melanggar Pasal 14 ayat (1) huruf a PPRI no 1 tahun 2003 tentang Pemberhentian Anggota Polri Bripda Sendy diputus 17 November 2017 secara In Absentia melanggar Pasal 7 ayat (1) huruf b dan Pasal 13 ayat (1) huruf e Perkap Nomor 14 tahun 2011 tentang Kode Etik Profesi Polri,Pasal 12 ayat (1) huruf a, Pasal 13 ayat (1) dan Pasal 14 ayat (1) huruf b PPRI no 1 tahun 2003 tentang Pemberhentian Anggota Polri dan Putusan Sidang Banding Komisi Kode Etik Profesi Polri Nomor PUT BANDING/07/X/2018/Kom Banding tanggal 08-10-2018.

Pemecatan kedua polisi tersebut tidak dihadiri langsung keduanya, sehingga foto keduanya dipegang oleh dua polisi lainnya. Karena yang satu sudah ditahan di Lapas Subang.

“Saat ini, status keduanya sudah bukan anggota polisi, keduanya sudah menjadi warga biasa,” kata AKBP M Joni, Rabu (6/2/19).

”Dengan adanya dua anggota yang diberhentikan tidak hormat tersebut menjadi contoh bagi anggota lainnya untuk bekerja penuh disiplin sesuai dengan bidang tugasnya masing-masing,” pungkasnya.

(RBD/anr/pojokjabar)

loading...

Feeds