Se-Kabupaten Sumedang, Kecamatan Cimalaka Tercatat Paling Banyak Penderita Suspek DBD

Ilustrasi DBD

Ilustrasi DBD

POJOKJABAR.com, SUMEDANG – Dari 26 kecamatan se-Kabupaten Sumedang, baru-baru ini wilayah Kecamatan Cimalaka tercatat paling banyak penderita suspek deman berdarah dengue (DBD).

Kepala UPTD Puskesmas Cimalaka Supriyanto menjelaskan, di wilayah kecamatan tersebut baru-baru ini tercatat mencapai 27 pasien DBD.

Pihaknya telah melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) berupa pengasapan (fogging) ke sejumlah titik tersebar di enam desa se-Kecamatan Cimalaka.

Antara lain kegiatan fogging yang sudah dijalankan itu ke wilayah Desa Nyalindung, Citimun, Licin, Serang, Mandalaheurang dan Desa Cimalaka.

“Warga yang kena DBD di Kecamatan Cimalaka jumlahnya paling banyak dari kecamatan lain, yaitu mencapai 27 pasien,” jelas Supri.

Kegiatan fogging dilakukan atas dasar antara lain persyaratan apabila terdapat setidaknya satu orang pasien DBD di sebuah wilayah yang dinamakan fogging fokus.

Selain itu persyaratan fogging dilakukan apabila positif terdapat lima persen dari jumlah rumah di sekitarnya ditemukan jentik-jentik nyamuk aides agepty (nyamuk DBD). Persyaratan lainnya apabila terdapat lebih dari tiga tersangka DBD.

“Permintaan dari masyarakat melalui pemerintah desa yang disampaikan ke puskesmas agar melakukan fogging,” ucapnya.

Supri tetap menghimbau agar lapisan masyarakat tetap melakukan aktivitas PSN sebagai langkah antisipasi berjangkitnya wabah DBD.

Aktivitas PSN itu antara lain menguras (membersihkan) tempat penyimpanan air secara rutin dan menutup tempat air serta mengubur barang bekas yang berpotensi tergenangnya air.

“Membersihkan saluran air agar lancar sehingga tidak ada air yang menggenang dan banyak cara lainnya membersihkan lingkungan sekitar kita,” sarannya.

(RBD/tri/pojokjabar)

loading...

Feeds

Zalnando

Zalnando Tak Sabar Cicipi Laga

Bek sayap Persib Bandung Zalnando sudah tidak sabar ingin mencicipi laga bersama timnya. Mantan pemain Sriwijaya FC melewatkan dua pertandingan.