Langgar Jam Operasional, Puluhan Truk yang Melintas di Wilayah Sumedang Diberhentikan

DIBERHENTIKAN: Puluhan truk tampak mangkal di halaman depan Kantor IPP Setda Sumedang, Rabu (26/12/18). Panji/Radar Sumedang

DIBERHENTIKAN: Puluhan truk tampak mangkal di halaman depan Kantor IPP Setda Sumedang, Rabu (26/12/18). Panji/Radar Sumedang

POJOKJABAR.com, SUMEDANG – Satlantas Polres Sumedang memberhentikan puluhan truk besar bermuatan matrial bangunan, yang melintas di wilayah Sumedang, Rabu (26/12/18).

Pasalnya, truk-truk itu melanggar jam operasional yang diterbitkan Kementrian Perhubungan, dan ditindaklanjuti surat edarkan Dinas Perhubungan Jawa Barat, terkait pengaturan pengoperasian kendaraan angkutan barang, pada saat libur panjang Natal dan Tahun Baru.

Kapolres Sumedang AKBP Hartoyo mengatakan, dalam surat edaran tersebut disebutkan, mulai tanggal 24-26 Desember, angkutan barang, di luar sembako dan BBM, untuk sementara dilarang beroperasi.

Ia menuturkan, sejak Rabu pagi ada puluhan truk besar yang kedapatan beroperasi. Larangan diberlakukan kepada kendaraan bermuatan lebih dari 14 ton. Hal tersebut, kata kapolres, dilakukan demi kelancaran lalu lintas selama libur natal dan tahun baru.

“Maka dari itu, anggota kami di lapangan terpaksa harus melakukan penilangan sekaligus menahan sementara truk tersebut,” ujarnya di Bundaran Binokasih, Rabu (26/12) siang.

Menurutnya, tidak ada alasan para pengemudi truk untuk menyangkal. Sebab sejak jauh hari surat edaran tersebut sudah dilayangkan kepada masing-masing perusahaan dan pengurus angkutan, atau Organda.

“Ada tiga lokasi yang menjadi pantauan yaitu di Kawasan Gedung Induk Pusat Pemerintahan Kabupaten Sumedang, Bundaran Binokasih dan kawasan Jatinangor,” katanya lagi.

Loading...

loading...

Feeds