Harga Tanah Belum Sepakat, Penyelesaian Tol Cisumdawu Bakal Molor Lagi

MOLOR LAGI: Penyelesaian Tol Cisumdawu dipastikan molor kembali dari target sebelumnya karena masalah pembebasan lahan. Toha Hamdani/Radar Sumedang

MOLOR LAGI: Penyelesaian Tol Cisumdawu dipastikan molor kembali dari target sebelumnya karena masalah pembebasan lahan. Toha Hamdani/Radar Sumedang

POJOKJABAR.com, SUMEDANG – Akibat pemilik lahan dan apprasial (penilaian) sebagian belum sepakat tentang harga. Membuat proses pembebasan lahan untuk Tol Cisumdawu menjadi terhambat.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Lahan Tol Cileunyi, Sumedang, Dawuan (Cismdawu)-Soreang Pasirkoja (Seroja), Ilham Khalifa mengatakan, masih ada pemilik lahan yang masih menolak harga yang ditentukan apprasial (penilaian).

“Penentu harga yakni apprasial, karena yang mempunyai pertimbangan dalam menentukan dan menaksir harga di sebuah bidang yang besarannya disesuaikan dengan kondisi wilayah,” katanya, Senin (19/11/18).

Ilham menambahkan, apabila ada warga tudak setuju soal harga dari apprasial, maka bisa mengajukan perdata ke pengadilan. Hal itu, sesuai UU nomor tahun 2012 tentang pengadaan tanah untuk kepentingan umum.

“Kami mengharapkan ada kesepakatan harga sehingga tidak berujung ke pengadilan, karena hal itu membutuhkan waktu lama,” ucapnya.

Kendati demikian, Ilham tidak mengintervensi kepada siapa pun, mengingat pihaknya hanya melakukan proses membayar saja.

“Untuk seksi 1 pembebasan lahan sudah mencapai 60 persen, seksi 2 mencapai 89 persen dan seksi 3 sudah 90 persen. Yang masih berproses di seksi 1, yakni di Desa Cibeusi, Cilayung, Cileles dan Sindangsari dan di sana akan masuk apprasial. Dari Cilayung sampai Margaluyu pun sedang proses pengukuran tanah,” tuturnya.

loading...

Feeds