Kawasan Cimanggung Jatinangor Daerah Rawan Narkoba

Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir bersama Kepala BNNP Jabar, Kepala BNNK Sumedang, Direktur Reserse Narkoba Polda Jabar, Kapolres Sumedang, dan perwakilan Kemenag Kantor Sumedang saat memperagakan salam stop narkoba. Panji/Radar Sumedang

Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir bersama Kepala BNNP Jabar, Kepala BNNK Sumedang, Direktur Reserse Narkoba Polda Jabar, Kapolres Sumedang, dan perwakilan Kemenag Kantor Sumedang saat memperagakan salam stop narkoba. Panji/Radar Sumedang

POJOKJABAR.com, SUMEDANG – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Barat menghimbau kepada tiga pilar desa agar berperan aktif membantu BNN dalam proses pencegahan dan pemulihan kepada generasi produktif di daerah masing-masing.

Kepala BNNP Jabar, Brigjen Pol Sufyan Syarif MH mengatakan, melalui road show bebas dari narkoba (bersinar) ini pihaknya mendorong melalui regulasi sistem yang sudah ada di desa Babinsa, Babinkamtibnas, Kepala Desa dan Puskesmas agar bisa mensosialisasikan kepada masyarakat.

“Kita akan melakukan upaya yang merupakan bagian dari regulasi itu sampai ke RT/RW, dengan output bahwa masing-masing individu paham akan bahaya narkoba. Selain itu untuk yang sudah terlanjur, harus disembuhkan melalui puskesmas terdekat,” katanya kepada wartawan usai menggelar pengembangan kapasitas dan sinergitas 3 pilar di desa, kelurahan, dalam program P4GN menunu Sumedang Bersinar, di Aula Tampomas, IPP Setda Kab. Sumedang, Rabu (31/10).

Dikatakannya, bahwa setiap kantong-kantong kawasan industri dan pendidikan (Jatinangor dan Cimanggung) merupakan daerah rawan. Terlebih Jawa Barat yang berpenduduk sekitar 48 juta, dari jumlah itu 20 juta merupakan usia produktif yang notabene merupakan pekerja dan pelajar.

“Ini menjadi sasaran target sindikat, kita harus menjaganya, karena kita di Indonesia untuk peredaran dan penggunaan berada pada level kelima,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir mengatakan, narkoba sudah menjadi musuh bersama. Sehingga, dalam hal ini pemerintah daerah harus mempunyai cara untuk mengatasinya dan membutuhkan keterlibatan dari semua pihak. Solusinya kata Dony diawali dengan keteladanan dan mampu membersihkan diri dari narkoba.

“Ini merupakan ikhtiar yang luar biasa untuk menjadi bagian solusi mengatasi peredaran narkoba. Nanti setelah bersih, sosialisasikan agar bersama-sama mencegah narkoba, karena mencegah lebih baik dari pada mengobati,” ujarnya.

Loading...

loading...

Feeds