Saat Asian Games 2018, Subang Jadi Daerah Rawan Teror

LATIHAN: Simulasi penanggulangan teror yang bertujuan untuk mengamankan Asian Games XVIII 2018 di Hotel Betha Subang, Kamis (9/8/18). Ist

LATIHAN: Simulasi penanggulangan teror yang bertujuan untuk mengamankan Asian Games XVIII 2018 di Hotel Betha Subang, Kamis (9/8/18). Ist

Cari Aman

POJOKJABAR.com, SUBANG – Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto menegaskan, dipilihnya Kabupaten Subang, Jawa Barat sebagai lokasi Simulasi Ops Among Raga Lodaya 2018 karena dinilai paling rawan selama berlangsungnya pelaksanaan Asian Games 2018.

“Karena dari hasil pemetaan kerawanan Subang adalah merupakan yang paling rawan. Dimana kegiatan balap sepeda jaraknya 145 kilometer. Paling tidak kita melakukan (simulasi) di daerah yang kita anggap paling rawan seperti ini,” ujar Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Agung Budi Maryoto kepada wartawan usai pelaksanaan Simulasi penanggulangan aksi teror di Subang, Kamis (9/8).

Simulasi ini merupakan pengamanan kepada para atlet mancanagara yang mengikuti Asian Games ” Kegiatannya dipusatkan di Hotel Betha Subang,” tambah Agung.

Agung menyebutkan pengamanan Among Raga ini melibatkan 8.830 personil Polda Jabar dibantu BKO dari Kodam III Siliwangi sebanyak 1.451 personil. Selanjutnya, untuk pengawalan nanti akan dilakukan dengan sistem atau kawal depan dan kawal belakang.

“Pola ini tentunya untuk mencegah dari tindakan kriminal. Pengamanan meliputi pengawalan selama latihan termasuk di tempat-tempat atlet menginap,” ujarnya.

Dia berharap dengan kesiapan aparat keamanan dalam pengamanan ini pelaksanaan Asian Games berlangsung dengan aman. “Bukan hanya aman di venue-venue tetapi di seluruh wilayah Jawa Barat,” katanya Ditambahkan Panglima Kodam III Siliwangi, Mayjen TNI Besar Harto Karyawan menyebutkan pihaknya sepenuhnya mendukung pengamanan yang dilakukan oleh Polri.

“Sepenuhnya kita backup. Kita tunjukan sinergitas dengan kegiatan latihan bersama,” ujar Pangdam.

(RBD/anr/pojokjabar)


loading...

Feeds