Paripurna Istimewa DPRD Sumedang, Tetapkan Bupati Terpilih 2018

DITETAPKAN: Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Sumedang terpilih, Dony Ahmad Munir - Erwan Setiawan usai menghadiri penetapan di DPRD Sumedang, Rabu (1/8). Panji/Radar Sumedang

DITETAPKAN: Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Sumedang terpilih, Dony Ahmad Munir - Erwan Setiawan usai menghadiri penetapan di DPRD Sumedang, Rabu (1/8). Panji/Radar Sumedang


POJOKJABAR.com, SUMEDANG – Pimpinan DPRD Sumedang, Yadi Mulyadi menyatakan pihaknya akan bersinergi dengan Bupati dan Wakil Bupati Sumedang terpilih, H Dony Ahmad Munir – Erwan Setiawan.

“Kita memiliki harapan dan ekspektasi yang sangat tinggi, mudah mudahan beliau-beliau ini bisa membawa Sumedang lebih maju, lebih baik dan DPRD bisa bersama-sama mendukung program beliau,” ujar Yadi usai menggelar Rapat Paripurna Istimewa Penetapan Bupati/Wakil Bupati Terpilih 2018 di DPRD Sumedang, Rabu (1/8).

Seperti biasanya, bukan Yadi jika tidak melontarkan ungkapan peribahasa Sunda yang unik untuk didengar. Ia mengatakan, untuk bersama sama membangun Sumedang ke arah yang lebih baik itu, ia mengibaratkan sinergitas tersebut seperti kuda papasangan munding rarakitan.

Menurut Yadi, dalam agenda Rapat Paripurna Istimewa DPRD dalam rangka pengumuman penetapan calon terpilih pada pemilihan calon Bupati dan Wakil Bupati Sumedang masa jabatan 2018-2023 itu sengaja dipercepat.

Karena pihaknya ingin memberikan dukungan pada Bupati/Wakil Bupati terpilih. Selain itu DPRD sengaja mengambil langkah cepat agar proses tersebut tidak terganggu dengan proses yang harus dilakukan di daerah, terutama yang menjadi kewenangan DPRD kabupaten.

Kegiatan itu pun sebut Yadi merupakan bagian dari tahapan yang harus segera dilakukan. Mengingat, hasilnya akan segera dilaporkan ke Kemendagri melalui Gubernur Jawa Barat.

“Memang schedule pelantikan bupati/walikota se-Jawa Barat itu dilaksanakan pada 20 September, kami juga sangat mendukung sekali dengan kinerja KPU. Namun ketika sudah menjadi ranah kewenangan kami, secepatnya kami lakukan yang sudah menjadi kewajiban kami. Selanjutnya, kita serahkan ke Kemendagri melalui gubernur,” ujarnya.

Sementara itu, Dony Ahmad Munir mengatakan, ia bersama Erwan telah menjalin komunikasi yang baik dengan jajaran DPRD Sumedang. Bahkan kata Dony, untuk beradaptasi dengan dewan bukanlah hal yang sulit baginya.

“Merealisasikan visi misi dan program unggulan kami, tentunya akan disinkronkan dengan kebijakan pemerintah saat ini. Insyaallah kami pun saat ini ada tim koordinasi dengan DPRD dan pemerintah daerah terutama dalam menghadapi perubahan APBD Sumedang 2018 dan APBD Murni 2019,” ujar Dony kepada wartawan.

Lebih lanjut tutup Dony, ia bersama Erwan akan berkomunikasi lebih intensif. Terlebih atmosfir dewan merupakan hal yang pernah dialami oleh pasangan yang akrab disapa Doamu-Esa ini.

“Karena saya dengan pak Erwan dengan DPRD sudah sangat cair, kenalnya sudah sangat lama, adaptasinya cepat, dan mereka akan memajukan kabupaten Sumedang,” tutupnya.

(RBD/jim/pojokjabar)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds