Jalur Subang Menuju Bandung Masih Padat

Ilustrasi Kemacetan

Ilustrasi Kemacetan


POJOKJABAR.com, SUBANG – Masih dalam suasan lebaran,volume arus lalu lintas kendaraan yang berasal dari arah Subang menuju Bandung masih terbilang sangat tinggi hingga menyebabkan kemacetan belasan kilometer.

Begitu pula untuk kondisi lalu lintas kendaraan yang berasal dari arah sebaliknya, keadaan padat merayap. Kemacetan kendaraan terlihat mulai dari kawasan Rangga Wulung hingga Ciater.

Kemacetan kendaraan di jalur Selatan Subang menuju Bandung diakibatkan lonjakan volume kendaraan yang hendak berlibur di kawasan objek wisata pegunungan di daerah Selatan Subang dan Lembang, Bandung Barat.

Menurut Soni (35), pengendara mobil dari Jakarta, dirinya memilih berhenti di wilayah Jalancagak karena kelelahan.

“Saya terpaksa berhenti, karena sudah tidak tahan dengan kemacetan kendaraan, terlebih kondisi jalur Selatan dari arah Subang menuju Bandung dalam keadaan menanjak,” ungkap Soni saat mengalihkan kendaraannya dari tumpukan kemacetan di jalur tersebut.

Hal senada dikatakan Iwan (28) warga Kota Bekasi, mengaku kelelahan selama terjebak macet di jalur tersebut. Ia yang berboncengan dengan istrinya memilih menggalkan renca liburannya ke obyek wisataTangkubanparahu.

“Saya terpaksa membatalkan liburan ke Tangkubanparahu, gak kuat macetnya Kang, kasian istri dan anak, ya lebih baik foto foto aja di kebun teh,” kata Iwan saat ditemui di kawasan kebun Jalancagak.

Kendaraan yang melintas di jalur wisata ini pun bermacam- macam, mulai dari pengendara motor, mobil pribadi hingga rombongan warga dengan kendaraan bak terbuka mengisi rentetan kemacetan kendaraan di jalur Selatan Subang.

Sejumlah petugas pengatur lalu lintas yang terdiri dari Polisi serta Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Subang siaga mengatur lalu lintas di jalur itu. Beberapa Pos Pengamanan (Pam) serta Pos Penegakan dan Pengeturan (Gatur) telah disiagakan di sepanjang jalur Selatan Subang menuju Bandung tersebut.

Untuk mengurai kepadatan kendaraan, Kapolsek Jalancagak AKP Mashar Junaidi menuturkan pihaknya berkoordinasi dengan Satlantas Polres Subang untuk melakuakn rekayasa arus lalu lintas dijalur tersebut.

“Kita aktifkan jalur alternatif, yakni jalur alternatif Bunihayu dan Jabong. Selaian itu kita juga perpanjang pembatas jalan yang ada di pertigaan Sagalaherang,” ujarnya.

Selain itu tim pengurai juga terus bergerak menyusur sepanjang jalur padat. “Volume kendaraan mulai melonjak Minggu pagi sampai siang hari. Akibat kondisi tersebut setiap ada yang berhenti atau belok arus menjadi tersendat, antrean kendaraan pun tak bisa dihindari,” ungkapnya.

(RBD/anr/pojokjabar)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds