Pemkab Tasikmalaya Larang Rumah Makan Buka Hingga Pukul 16.00, Ini Sebabnya

Ilustrasi

Ilustrasi

Cari Aman

POJOKJABAR.com, TASIKMALAYA– Pemkab Tasikmalaya mengeluarkan surat edaran tentang Kekhidmatan Umat Muslima Dalam menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan 1439 H / tahun 2018. Dengan surat edaran ini, Pemkab Tasikmalaya melarang pemilik / pengelola penginapan, rumah makan, tempat hiburan atau dengan sebutan lain melakukan aktivitas hiburan selama bulan Ramadhan.

Baca:

Tidak hanya itu, melalui surat edaran yang ditanda tangani Wakil Bupati Tasikmalaya H. Ade Sugianto itu, Pemerintah melarang rumah makan membuka usahanya sejak pagi hingga pukul 16.00 WIB.

“Kita keluarga surat edaran itu dasarnya Perda Nomor 3 tahun 2014 tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum,” papar Ade, Jumat (18/5).

Pemkab Tasikmalaya kata Ade tidak akan segan memberikan sanksi sesuai aturan yang berlaku saat ada pihak-pihak yang ingin mengotori bulan suci Ramadhan.

“Kita ada aturannya, kita berikan sanksi sesuai aturan yang berlaku,” katanya.

Disinggung soal kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) saat Ramadhan, Ade meminta kepada seluruh ASN untuk tidak menjadikan puasa sebagai penghalang dalam produktifitas kerja. Pihaknya lanjut Ade akan melakukan sidak ke sejumlah SKPD memastikan pelayanan kepada masyarakat saat Ramadhan berjalan dengan baik dan sesuai aturan.

“Saya baru tahu kalau banyak ASN yang tiduran di Masjid, nanti kita akan sidak. Karena puasa bukan halangan untuk produktif bekerja,” pungkasnya.

(jar/rmol/pojokjabar)


loading...

Feeds

Kegiatan Alfamart Class. (ist)

Alfamart Class Hadir di Sejumlah SMK

DALAM rangka ulang tahun ke-19 Alfamart, PT Sumber Alfaria Trijaya gelar pelatihan pemasaran di sejumlah sekolah kejuruan. Kegiatan tersebut serempak …