Tersandung Kasus Narkoba, Kades Mulyasari Sumedang Terancam Diberhentikan

Ilustrasi narkoba.

Ilustrasi narkoba.

Kendati demikian sambung Nurhadin, apabila dengan penahanan tersebut menghambat pembangunan desa, maka akan ditunjuk Sekretaris Desa sebagai petugas harian sampai ada putusan tetap dari pengadilan.

“Ya kita harus terjun ke lapangan dulu lah, nanti kalau sudah ingkrah/Vonis dan hukumannya diatas lima tahun baru akan diberhentikan dan ditunjuk Penjabat Kades dan biasanya dari lingkungan kecamatan,” paparnya.

Seperti diketahui sebelumnya, bahwa Kepala Desa DH, (34), diciduk Satnarkoba Polres Sumedang atas kasus penyalahgunaan narkotika di kediamannya di Desa Girimukti pada Rabu (18/4) lalu.

Pada saat ditangkap petugas berhasil mengamankan empat paket kecil sabu siap pakai yang sebelumnya pelaku DH sempat melakukan transaksi jual beli di wilayah Sumedang Utara pada saat ekpos di Mapolres Sumedang, Kamis (19/4) lalu.

Kapolres Sumedang terdahulu AKBP Hari Brata S, IK menuturkan, setelah melihat barang bukti yang diamankan oleh petugas, dapat dipastikan DH merupakan pemakai.

“Melihat barang bukti, sudah lama, setahun dua tahunan kemungkinan. Dan atas perbuatannya tersebut DH terancam Pasal 114 dan 112 UU Narkotika dengan ancaman kurungan 10 tahun penjara,” tandasnya.

(RBD/jim/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds