Tersandung Kasus Narkoba, Kades Mulyasari Sumedang Terancam Diberhentikan

Ilustrasi narkoba.

Ilustrasi narkoba.

POJOKJABAR.com, SUMEDANG – Nasib Kepala Desa Mulyasari, Kecamatan Sumedang Utara, berinisial DH, kian terancam oleh putusan Pengadilan Negeri (PN) Sumedang. Pasalnya kasus yang menyerah DH tinggal menunggu putusan dari hakim PN Sumedang.

Hal itu dikatakan langsung oleh Kepala Bidang Pemerintahan Desa pada Dinas Pemberdayaan Masayarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumedang, H Nuryadin.

Dirinya menyebutkan bahwa, pihaknya masih memegang teguh Asas praduga tak bersalah. Lantaran dakam kasus yang menjerat kades Mulyajaya ini masih dalam pengembangan pihak Kepolisian.

Lebih lagi secara aturan kepala desa itu bisa diberhentikan apabila meninggal dunia, habis masa jabatan atau bahkan diberhentikan.

Baca Juga: Kades di Sumedang Ini Terciduk Nyabu

”Nah kalau berdasarkan Undang undang Desa, Peraturan Menteri dan Peraturan Daerah Kades bisa diberhentikan sementara apabila terlibat korupsi, Makar, terorisme dan tindak pidana terhadap kemanan Negara.

Jadi dalam kasus kades Mulyasari itu objeknya narkoba, walaupun sudah ditangkap oleh pihak kepolisian, kita tetap masih memegang asas praduga tidak bersalah. Jadi nanti setelah ada keterangan Terdakwa dari Pengadilan Negeri (PN) baru bisa diberhentikan sementara.

Beda dengan kasus yang korupsi sudah tersangka juga bisa diberhentikan,” tuturnya saat dikonfirmasi sejumlah awak media di ruang kerjanya, belum lama ini.

Dikatakan Nuryadin, soal pemberhentian kepala desa tentu membutuhkan proses, tidak harus secara spontan diberhentikan. ”Jadi kita nunggu putusan PN, karena untuk saat ini yang bersangkutan belum bisa diberhentikan,” ucapnya.

loading...

Feeds