Tergerus Air Sungai, Jembatan Cikoneng Ambles

AMBLES: Ujung jembatan ambles karena tergerus air Sungai Cikoneng, yang meluap akibat hujan deras sejak Sabtu (21/4/18) sore. AGUN GUNAWAN/RADAR SUMEDANG

AMBLES: Ujung jembatan ambles karena tergerus air Sungai Cikoneng, yang meluap akibat hujan deras sejak Sabtu (21/4/18) sore. AGUN GUNAWAN/RADAR SUMEDANG

Cari Aman

POJOKJABAR.com, SUMEDANG – Akses jalan penghubung Desa Cikondang menuju Desa Tanjunghurip-Sukawening-Dayeuluhur, Kecamatan Ganeas dan sebaliknya terputus. Sebab, ujung Jembatan Cikoneng, di Dusun Cibungur Desa Tanjunghurip mengalami ambles.

Ujung jembatan di perbatasan Desa Cikondang dengan Tanjunghurip tersebut ambles karena tergerus air Sungai Cikoneng, yang meluap akibat hujan deras sejak Sabtu (21/4) sore.

Selain jalannya yang ambles, pondasi jembatan juga jebol. Jembatan ambles dengan kedalaman sekitar 2,5 meter dan panjang 5 meter.

Staf Kecamatan Ganeas, Hendi Nuryadin menyebutkan, amblesnya ujung jembatan diketahui warga pada sekitar pukul 18.00 malam. “Baru diketahui warga sekitar jam 6 sore. Memang dari sore hujan deras, arus sungai jadi kencang, pondasi jadi tergerus sampai jalannya juga ambles,” katanya, Minggu (22/4).

Akibat putusnya akses jalan, kendaraan bermotor tak bisa melintas. Warga yang menggunakan kendaraan dari Desa Cikondang menuju Tanjunghurip ataupun Dayeuhluhur dan Sukawening, terpaksa harus berputar sejauh sekitar 5 Km, lewat Desa Cikoneng Kulon dan Desa Ganeas.

Selain amblesnya jalan, arus sungai juga merusak puluhan bata sawah warga. “Alhamdulilah tidak ada korban jiwa dari kejadian ini,” katanya lagi. Ia menyebutkan, jalan milik kabupaten tersebut merupakan akses penting bagi warga. Anakanak sekolah dari Cikondang memanfaatkan jembatan tersebut menuju sekolahnya, seperti SMPN 2 Ganeas dan SDN Tanjunghurip. Setiap hari, ada ratusan anak sekolah melintas jalan tersebut.

“Yang anak SMA atau yang mau kerja juga biasanya suka lewat sini, karena memang lebih cepat,” ujarnya.

Agar tetap terhubung, untuk sementara warga berinisiatif membuat jembatan darurat yang terbuat dari bambu. Sepengetahuan warga, jalur tersebut akan dilakukan pelebaran jalan agar bisa dilalui angkot.

“Ya ini bangun jembatan inisiatif warga agar bisa dilewati, kita iuran saja, belum ada respon dari pemerintah,” kata Hidayat, warga sekitar.

(RBD/gun/pojokjabar)


loading...

Feeds

Pileg 2019

Jangan Asal Pilih Dewan di 2019

Masyarakat diminta cerdas memilih wakil rakyat di 2019. Sebagai corong aspirasi, DPRD Kabupaten Bekasi harus diisi para anggota dewan yang …