Para Pengrajin Senapan Angin di Cipacing Jatinangor Kapok Rakit Senpi

KERAJINAN SENAPAN: Direktur Keamanan Negara Baintelkam Polri, Brigjen Drs. Djoko Mulyono didampingi Ketua Koperasi Cipacing Mandiri (Kocima) Cucu Suryaman saat melihat senapan angin produksi para pengrajin senapan Cipacing Jatinangor. TOHA HAMDANI/RADAR SUMEDANG

KERAJINAN SENAPAN: Direktur Keamanan Negara Baintelkam Polri, Brigjen Drs. Djoko Mulyono didampingi Ketua Koperasi Cipacing Mandiri (Kocima) Cucu Suryaman saat melihat senapan angin produksi para pengrajin senapan Cipacing Jatinangor. TOHA HAMDANI/RADAR SUMEDANG

POJOKJABAR.com, SUMEDANG – Para pengrajin kerajinan senapan angin yang tergabung dalam Koperasi Cipacing Mandiri (Kocima) mendeklarasikan untuk tidak membuat senapan api (Senpi) rakitan, Selasa (17/4/18) di Jatinangor.

Karena, dengan membuat senjata api rakitan dapat merusak citra baik para pengrajin senapan angin dan turut serta menjunjung hukum menolak segala bentuk kriminalitas hasil karya pengrajin.

Ketua Koperasi Cipacing Mandiri (Kocima) Cucu Suryaman mengatakan, para perajin senapan angin di Cipacing sepakat untuk tidak membuat senjata api rakitan.

“Kami akan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, taat hukum, anti hoax dan menolak segala bentuk kriminalitas,” ujarnya Cucu mewakili para perajin.

Cucu sekaligus mantan terpidana kasus merakit senapan api itu, berjanji tidak mengulang kesalahan di masa lalu. Sehingga, kata dia, melalui pembinaan tersebut diharapkan bisa meningkatkan pemahaman perajin untuk tidak membuat senjata api rakitan.

“Alhamdulillah para pengrajin senapan angin sudah tertata. Bahkan, kami sering dilatih dan dibina oleh Dinas Koperasi Perdagangan Kabupaten Sumedang dan bekerjasama dengan seluruh steakholder pemerintah dan aparat keamanan. Arahan binaan dari Polsek, Polsek, Polda dan Mabes sangat bermanfaat bagi kami untuk tidak melakukan perakitan senpi ilegal,” ucapnya.

loading...

Feeds