Diduga Frustasi, IRT Ditemukan Gantung Diri di Dapur

ilustrasi

ilustrasi


POJOKJABAR.com, SUMEDANG – Diduga mengalami frustasi akibat penyakit sesak nafas yang sudah menahun, ALS, 39, nekad mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Warga Kampung Jambulandeuh, RT 02/03, Desa Jambu, Kecamatan Conggeang itu ditemukan tewas menggantung di dapur rumahnya pada Minggu (8/4/18) sekitar pukul 16.30.

Perempuan paruh baya berprofesi sebagai ibu rumah tangga (IRT), ketika ditemukan menggantung dengan menggunakan kain samping dan posisi korban menghadap ke arah Selatan. Awal mula ditemukannya korban oleh suaminya sendiri, Budi, 43, yang keseharian bekerja sebagai buruh harian lepas.

Ketika itu, Budi sudah pulang bekerja, namun sampai di rumahnya pintu rumah dalam keadaan terkunci dari dalam dan istrinya tidak terlihat di sekitar itu. Beberapa lama upaya Budi mencari istrinya tetap tidak membuahkan hasil.

Kemudian dia berinisiatif mendobrak pintu dapur dan setelah masuk, korban ditemukan telah menggantung diri di kusen pintu yang mengarah ke dapur rumah. Budi sontak kaget dan langsung meminta bantuan ke warga sekitar.

Setelah Ketua RW 03, Kampung Jambulandeuh, Agus melihat langsung ke TKP, kemudian kejadian dimaksud dilaporkan ke pihak Polsek Conggeang. Dari hasil pemeriksaan perawat Puskesmas Conggeang Tita Ratnasari, AMK menerangkan, bahwa di tubuh korban tidak ada tanda-tanda bekas penganiayaan.

“Bahwa korban meninggal dunia murni akibat bunuh diri dan diduga mengalami frustasi akibat penyakit sesak nafas yang sudah menahun,” jelasnya.

Pihak keluarga korban sendiri menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan otopsi. Tindakan yang diambil kepolisian setempat menerima laporan, mendatangi TKP, mengamankan TKP, memeriksa sejumlah saksi dan membuat laporan.

(RBD/tri/pojokjabar)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds