Hujan Deras, Tanah Urugan Tol Cisumdawu Tutupi Jalan, Arus Lalin Tersendat

SINGKIRKAN MATERIAL LONGSOR: Muspika Pamulihan saat melakukan penyingkiran material tanah longsor yang menutupi jalan utama. TOHA HAMDANI/RADAR SUMEDANG

SINGKIRKAN MATERIAL LONGSOR: Muspika Pamulihan saat melakukan penyingkiran material tanah longsor yang menutupi jalan utama. TOHA HAMDANI/RADAR SUMEDANG


POJOKJABAR.com, SUMEDANG – Itensitas hujan yang tinggi mengguyur sebagian wilayah Pamulihan, mengkibatkan tanah urugan pembangunan jalan play over jalan Tol Cisumdawu tergerus air hingga menutupi sebagian jalan raya Bandung-Cirebon tepatnya di Dusun Lebak Jati Desa Citali Kecamatan Pamulihan, Sabtu (7/4).

Tergerusnya tanah urugan tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 saat hujan lebat mengguyur dan ketebalan tanah sekitar 15 sentimeter mengakibatkan arus lalu lintas menjadi terhambat.

Kapolsek Pamulihan Iptu Agus Permana mengatakan, melubernya tanah proyek itu diakibatkan tidak optimalnya proses pengaspalan (paving plan) jalan untuk menuju ke proyek Tol Cisumdawu. Sehingga, tanah yang bercampur air dengan cepat menutupi sebagain badan jalan.

”Akibat hujan deras tadi membuat tanah proyek terbawa air hingga menutupi jalan dan kami langsung mengantisipasinya serta berkoodinasi dengan Muspika Pamulihan dan pihak proyek untuk menurunkan alat berat untuk mengevakuasi material tanah,” ujarnya kepada Radar Sumedang (Pojoksatu.id Group).

Tidak hanya itu, kata ia, pihaknya juga melakukan koordinasi dengan Pemadam Kebakaran, dan Polsek Tanjungsari (Laka Lantas) untuk mengatur arus lalin. Menurutnya, pengerjaan proyek tersebut diduga ketika pengerjaan tidak ada upaya antisipasi bencana, sehingga tanah dengan mudah tergerus air.

”Kami bersama anggota, masyarakat, dan relawan melakukan evakuasi dan pembenahan jalan yang tertimbun material tanah, bekerjasama unsup muspika damkar, masyarakat terdekat, Polsek Tanjungsari sendiri lantas patroli,” ucapnya.

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds