Doa Bersama, Tanjakan Emen Berganti Nama Jadi Tanjakan Aman

BERDOA: Saat acara doa bersama untuk mendoakan 27 korban kecelakaan maut di Tanjakan Emen./Foto: Istimewa

BERDOA: Saat acara doa bersama untuk mendoakan 27 korban kecelakaan maut di Tanjakan Emen./Foto: Istimewa

Cari Aman

POJOKJABAR.com, SUBANG – Kawasan Tanjakan Emen merupakan salah satu daerah yang sangat rawan terjadinya kecelakaan lalulintas yang selalu memakan korban jiwa, seperti kecelakaan maut yang menewaskan 27 orang seminggu lalu Dengan segala upaya.

Dirjen Perhubungan Darat dan pemerintah provinsi Jawa Barat akan berupaya semaksimal mungkin untuk membangun aspek aspek keselamatan di tanjakan tersebut agar kecelakaan tidak terulang lagi.

Dalam acara doa bersama untuk mendoakan 27 korban kecelakaan maut di Tanjakan Emen, dirjen perhubungan darat, pemerintah provinsi Jawa Barat, pemerintah daerah Subang dan masyarakat Kampung Ester Desa Ciater sepakat mengganti Nama Tanjakan Emen.

Baca Juga: Kontur Jalan ‘Emen’ Subang Akan Diubah

“Kita dari pemerintah dan masyarakat setempat sepakat, mulai Jumat (16/2/18) sudah mengganti nama menjadi Tanjakan Aman,” kata Budi Setiadi usai menggelar doa bersama.

“Semoga dengan digantinya nama berharap tidak terjadi lagi kecelakaan lalulintas yang menimbulkan korban jiwa,” lanjutnya.

Baca Juga: Cerita Mistis di Tanjakan Emen, Saat Melintas Harus Lempar Rokok

Perlu diketahui, lanjut Budi, nama Emen berasal dari nama korban laka saat1965. “Jadi kasian juga sama arwah almarhum yang selalu dikaitkan sebagai penyebab kecelakaan dilokasi ini,” tuturnya.

“Dan mudah mudahan tidak terulang lagi kejadian kejadian seperti sebelumya, Amiin,” pungkasnya.

(RBD/anr/pojokjabar)


loading...

Feeds