PJU Mati, Jalan Simpang Sagalaherang Subang Rawan Aksi Kriminalitas

Ilustrasi PJU.

Ilustrasi PJU.

Cari Aman

POJOKJABAR.com, SUBANG – Warga mengeluhkan kondisi lampu penerangan Tugu Gotong Royong Simpang Sagalaherang yang terletak di Desa Jalancagak, Subang, sudah sejak lama dibiarkan padam. Kondisi itu sudah berlangsung selama satu tahun.

Salah seorang warga, Arif (35) megatakan, padamnya lampu itu mengurangi nilai estetika tugu yang menjadi salah satu ikon Subang.

“Ya, sayang sekali kalau tidak menyala. Kalau nyala kan bisa memperindah tugu itu,” kata Arif kepada Radar Bandung (Pojoksatu.id Group), Selasa (12/1/18).

Kondisi yang seolah dibiarkan oleh pemerintah Subang itu membuat kawasan Tugu Gotong Royong menjadi mencekam. Jika tidak ada pedagang kaki lima yang berada di sekitar itu, bisa jadi dimanfaatkan oleh oknum untuk melakukan hal-hal yang tidak baik.

Ia menuturkan, padamnya lampu di kawasan itu sudah berlangsung hampir satu tahun. “Ya mubazir aja kalau tetap seperti ini,” ucapnya.

Selain untuk meperindah, lampu juga dibutuhkan untuk mencegah kecelakaan lalu lintas. Pasalnya, jika malam hari, kawasan itu gelap dan rawan aksi kriminalitas.

“Kami harap cepat diperbaikilah kalau memang ada kerusakan,” katanya.

Warga lainnya, Deden (28) mengatakan, kondisi padamnya lampu PJU serupa terjadi di jalur antara Jalancagak menuju Ciater. Padahal, tiga lampu yang ada disana masih kondisi baru.

“Yang saya tau ada sekitar 5 PJU yang kondisinya mati. Mungkin masih ada lagi terutama disekitar kebun teh,” kata Deden.

(RBD/anr/pojokjabar)


loading...

Feeds