Tarif Pajak Bumi dan Bangunan di Subang Naik

Ilustrasi Pajak.

Ilustrasi Pajak.

Cari Aman

POJOKJABAR.com, SUBANG – Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Subang, sedang memproses pencetakan SPPT PBB untuk tagihan PBB Tahun 2018. Selain itu bakal ada kenaikan/perubahan tarif PBB, yang semula dua tarif menjadi tiga tarif.

Kasie PBB dan BPHTB Avief Salam mengatakan, pencetakan massal SPPT PBB tahun 2018 tersebut, sekitar 850.000 lembar objek pajak. “Kita tengah mencetak 850 ribu lembar SPPT tahun 2018 untuk objek pajak yang jumlahnya sama,” katanya.

Terkait adanya kenaikan atau perubahan tarif menurut Avief, hal itu berdasarkan Perda No 5 tahun 2018. Semula tarif PBB untuk NJOP berlaku dua tarif dengan rincian, NJOP dibawah 1 M Tarip pbb 0,105 persen dan NJOP diatas 1 M Tarif pbb 0,205 persen.

Tarif yang baru sekarang untuk tagihan tahun 2018 menjadi 3 tarif, dengan rincian NJOP dibawah 1 M tarif 0,105 persen, Njop 1 sampai 3 M tarif 0,25 persen, Lebih 3 M Tarif nya 0,275 persen.

“Semua perubahan tarif ini sudah diatur dalam Perda no 5 tahun 2018,” tambahnya.

Kenaikan tarif tersebut, bertujuan untuk menaikan potensi pendapatan PBB. Juga untuk mendongkrak target PAD Kabupaten Subang tahun 2018.
Sementara itu, untuk potensi perolehan pajak dari BPHTB akan bergantung terhadap banyaknya proses peralihan hak atas tanah.

”BPHTB sifatnya dinamis sesuai dengan jumlah transaksi jual beli tanah/lahan, semakin banyak orang melakukan transaksi jual beli atau peralihan hak maka berpotensi kepada meningkatnya pendapatan di sektor BPHTB,” imbuhnya.

Dijelaskanya, untuk target pendapatan dari kedua jenis pajak yaitu PBB dan BPHTB ditahun 2018 sebesar 88 M. Ini lebih tinggi dari target tahun sebelumnya yaitu sebesar 58 M atau naik sebesar 54,5 persen.

(RBD/pse/pojokjabar)


loading...

Feeds