Tiga Pemuda di Jatinangor Tenggak ‘Obat Gila’, Alami Kejang-kejang dan Pusing

Ilustrasi Obat Obatan.

Ilustrasi Obat Obatan.


POJOKJABAR.com, SUMEDANG – Tiga orang pemuda warga Desa Cipacing Kecamatan Jatinangor mengalami kejang-kejang usai mengkonsumsi obat jenis Haloperidol yang diperuntukan bagi orang sakit jiwa (skizofrenia).

“Ketiga korban tersebut kini dirawat di dua rumah sakit berbeda, dua orang di RSUD Sumedang dan yang satunya lagi di AMC Cileunyi Bandung,” ujar Kasi Trantib Desa Cipacing, Agus kepada Radar Sumedang, Rabu (27/12).

Agus menyebutkan, pihaknya terus berupaya memantau kondisi korban yang lemas agar cepat sembuh. “Ketika mendengar informasi kami langsung memastikan kondisi korban dan menjaganya di rumahnya sakit sampai malam hari,” katanya.

Menurutnya informasi yang dihimpun Radar Sumedang (Pojoksatu.id Group), bahwa, pada Selasa (26/12) sekitar pukul 17.00 telah didapat informasi mengenai tiga orang warga Desa Cipacing Kecamatan Jatinangor yang diduga over dosis (OD) obat keras.

Korban diketahui berinisial RP (22), TA (18) dan A (18) warga Dusun Mandalangu Desa Cipacing Kecamatan Jatinangor. Bermula saat salah seorang pemuda berinisial TA mengeluh sakit pusing dan kejang- kejang. TA sempat ditengok oleh korban yang satunya lagi RP.

Kemudian keluarga membawa TA ke RSUD Ujungberung, namun tidak ada ruangan yang kosong. Kemudian TA dirujuk ke RS AMC Cileunyi. Tidak berselang lama korban RP mengalami hal yang serupa dengan korban TA yaitu mengalami pusing dan kejang.

Selanjutnya korban dibawa ke RSUD Sumedang oleh pihak keluarga dan untuk korban A baru merasakan gejala serupa yaitu kejang – kejang dan pusing pada pukul 17.00. Baru oleh pihak keluarga korban dibawa ke RSUD Pakuwon Sumedang.

Loading...

loading...

Feeds