Video Pungli Terhadap Pendaki di Gunung Guntur Viral, Ini Jawaban BKSDA

Pungli kepada pendaki dilakukan di Gunung Guntur Garut

Pungli kepada pendaki dilakukan di Gunung Guntur Garut

POJOKJABAR.com, GARUT – Viralnya video unggahan akun instagram @enopita11 tentang pungutan liar (pungli) di Gunung Guntur Garut menjadi perhatian banyak pihak. Salah satunya yakni Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Garut, Gede Putra.

Dalam hal ini ia menegaskan pungli tidak dilakukan oleh petugasnya. Pihaknya juga sudah mendapat laporan terkait adanya pungli yang viral tersebut. Melainkan warga sekitar yang melakukannya.

Untuk menyikapi hal tersebut, pihaknya akan melakukan penelusuran terkait oknum yang melakukan pungli di lokasi tersebut.

“Kami sudah berkoordinasi dengan kepolisian terkait hal ini,” katanya.

Sebelumnya, Rabu (23/8/2017) akun instagram @enopita11 mengunggah video saat sejumlah pendaki diminta pungli oleh oknum di gunung tersebut. Unggahan yang sudah memiliki 11.944 viewers.

“STOP PUNGLI !! 18-20 Agustus lalu kami melakukan pendakian Mt.Guntur 2.249 mdpl via Citiis. Saat di basecamp sebelum memulai pendakian, dijelaskan oleh pihak pengelola bahwa selama bulan Agustus pendakian Mt.Guntur free simaksi dan (seharusnya) tidak ada pungli,” tulis akun @enopita11.

Bukan hanya itu, @enopita11 juga menceritakan aksi pungli yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab tersebut. Bahkan, kata dia, oknum tersebut mengancam dengan senjata tajam golok dan sekop pasir.

“Tapi saat dalam perjalanan menuju Pos 1, kami dihadang oleh seorang laki2 paruh baya (sekitar 40an th) yg menyatakan diri sebagai “Ketua”. Laki2 tsb meminta kami membayar 2.500 per-org. Kami menolak dg tegas, dan karena kami menolak laki2 tsb semakin menjadi2. Dia menghadang dan menarik2 lengan kami sambil mengancam dg senjata tajam golok dan sekop pasir (Bahkan perempuan pun diancam dan ditarik2),” cuitnya.

(ana/pojokjabar)

loading...

Feeds