Kacau! dari 37 Pelanggaran Pilkada Jabar, Ini yang Paling Banyak Dilakukan

ilustrasi

ilustrasi


POJOKJABAR.com, TASIKMALAYA – Pilkada Jawa Barat 2017 diwarnai dengan sejumlah pelanggaran yang ada. Hal tersebut disampaikan oleh Divisi Hukum, Humas, dan hubungan antara Lembaga Bawaslu Jawa Barat, Yusuf Kurnia.

Padahal, kata dia, sesuai dengan aturan yang ada, kini pelanggaran yang dilakukan langsung ditangani oleh polisi dan jaksa. Bukan hanya oleh panwaslu saja.

Ia mengakatan sedikitnya terjadi 37 pelanggaran yang dilakukan di Pilkada serentak Jawa Barat Rabu (15/2/2017). Namun, dari sekian banyak pelanggaran yang paling banyak terjadi yakni di Kabupaten Bekasi.

“Pelanggaran yang terjadi seperti politik uang, black campaign sampai ada juga yang kampanye di tempat ibadah,” katanya.

Selain itu, masalah lainnya ada pada sikap netral dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan juga sejumlah alat peraga kampanye. Tapi, jika dihitung, pelanggaran politik uang lah yang paling banyak terjadi.

“Modusnya beda-beda, ada yang pakai sembako seperti yang ditemukan di Kota Tasikmalaya,” katanya.

(ana/pojokjabar)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds

Rektor IPB Arif Satria dirawat di RS EMC Sentul Bogor

Rektor IPB Positif Covid-19 Lagi

Rektor institut Pertanian Bogor (IPB), Arif Satria, terkonfirmasi positif Covid-19 kedua kalinya, usai sempat positif pada September 2020.