CPU Backhoe Dicuri, Proyek Pemerataan Tanah di Perumahan Sumedang “Ngaret”

Anggota polisi dari Satreskrim Polres Sumedang tengah melakukan olah TKP. Tampak garis polisi dipasang pada alat berat yang dibobol maling.( Foto : TOHA HAMDANI/RADAR SUMEDANG )

Anggota polisi dari Satreskrim Polres Sumedang tengah melakukan olah TKP. Tampak garis polisi dipasang pada alat berat yang dibobol maling.( Foto : TOHA HAMDANI/RADAR SUMEDANG )

POJOKJABAR.com, SUMEDANG – Akibat alat elektronik berupa Central Processing Unit (CPU) alat berat backhoe diembat maling, proses pengerjaan pemerataan tanah perumahan di kawasan perumahan elit di wilayah Desa Sindangpakuon, Kecamatan Cimanggung harus terhenti, Senin (6/2/2017).

Pencurian tersebut baru diketahui sekitar pukul 08.30, sesaat sebelumnya operator backhoe akan melaksanakan aktifitasnya.

“Pemilik alat berat baru mengetahui kemalingan, setelah alat elektronik di dalam backhoe tersebut akan dioprasikan,” ujar Kapolsek Cimanggung, Kompol M.A Taufan TS, SH melalui Panit I Reskrim IPDA Agus Embar kepada sejumlah awak media, Senin (6/2/2017).

Setelah mengetahui menjadi korban kemalingan, kata ia, pemilik alat berat tersebut langsung melaporkan kejadian ke Polsek Cimanggung.

“Dari hasil laporan pemiliknya, bahwa CPU yang berada di dalam backhoe itu bermerk Komatsu PS200 monitor,” ucapnya.

Awalnya, lanjut ia, operator backhoe melihat bahwa kunci pintu sudah dalam keadaan rusak. Selain itu, petugas menemukan obeng dan bercak darah di dalam backhoe tersebut.

“Setelah di cek ternyata ada salah satu mesin backhoe yang hilang,” ucapnya.

Dugaan sementara, lanjut ia, kawanan pencuri lebih dari satu orang, masuk dengan cara memanjat benteng belakang perumahan setinggi 2 meter. Sementara lokasi benteng dengan backhoe sekitar 50 meter.

Setelah masuk para pelaku membongkar paksa pintu kendaraan backhoe hingga rusak.

Menurutnya, akibat pencurian tesebut kerugian mencapai Rp 500 juta dan kasus tersebut kini dalam penanganan Polsek Cimanggung. (tha)

loading...

Feeds