Akibat Tekanan Ekonomi dan Keluarga, 44 Warga Purwadadi Ciamis Alami Gangguan Jiwa

ilustrasi

ilustrasi

POJOKJABAR.com, CIAMIS – Pengidap gangguan jiwa di Kabupaten Ciamis kian marak. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis menyatakan setidaknya ada 44 warga Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis yang mengalami gangguan jiwa.

Naasnya, dari 44 orang tersebut, sembilan orang diantaranya terpaksa dikerangkeng. Pasalnya, kesembilan orang tersebut sering mengganggu dan membuat orang yang disekitar tidak nyaman.

Kepala Dinas Kesehatan Cimais drg Engkan Iskandar menuturkan alasan orang yang alami gangguan jiwa tersebut dikerangkan karena kondisinya sudah lumayan parah. Bahkan, beberapa diantaranya ada yang diranti dan dikurung di dalam kamar.

Sembilan orang yang terpaksa dikerangkeng tersebut tersebar pada sembilan desa yang ada. Engkan mengaku hal tersebut sudah mendapat persetujuan dari pihak keluarga, masyarakat dan pemerintah setempat.

“Rencananya mau dibawa ke RSUD Ciamis. Tapi di RSUD Ciamis cuma ada satu dokter jiwa aja, itupun tidak buka setiap hari,” ucapnya.

Ironisnya, diakui Engkan, maraknya kasus gangguan jiwa di Kecamatan Purwadadi mayoritasnya karena faktor ekonomi dan keluarga. Bahkan, lanjutnya, ada penderita yang jadi stres karena anaknya meminta disekolahkan namun penderita tidak punya uang.

“Kebanyakan karena adanya tekanan dari keluarga juga, makanya sampai stres,” pungkasnya.

 

(ana/pojokjabar)

loading...

Feeds