Ratusan Guru Paud di Kabupaten Subang Ikuti Jambore

Plt Bupati Subang, Imas Aryumningsih meresmikan Jambore Ke II Pendidik PAUD Kabupaten Subang dengan memukul gong, di Kp Bolang Desa Cibuluh, kemarin (Radar Bandung/Anr)

Plt Bupati Subang, Imas Aryumningsih meresmikan Jambore Ke II Pendidik PAUD Kabupaten Subang dengan memukul gong, di Kp Bolang Desa Cibuluh, kemarin (Radar Bandung/Anr)

POJOKJABAR.com, SUBANG – Plt Bupati Subang Imas Aryumningsih membuka sekaligus meresmikan langsung Jambore ke- II Pendidik PAUD Kabupaten Subang tahun 2017,di Kp.Bolang Desa Cibuluh ,Kecamatan Tanjungsiang, Subang, Jumat (3/2). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini diikuti sedikitnya 670 Pendidik PAUD dari 30 Kecamatan.
Turut hadir dalam acara itu Ketua Himpaudi Jabar Rudianto, Ketua Himpaudi Subang Ade Mulyana, Bunda Paud SubangDewi Nirmalasari Sohandi, Kepala Disdikbud, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Parpora, Para Camat Bunda Paud se- Kabupaten Subang, dan Tim Kesenian Desa Wisata Cibuluh.

Dalam sambutannya Bunda Paud Kabupaten Subang Dewi Nirmalasari Sohandi berharap para Bunda Himpaudi mendapat perhatian lebih dari pemerintah, terutama dari tingkat kesejahteraannya.

“Saat ini para Bunda ini per bulannya medapat honor hanya Rp 100 ribu . Tapi kita gak boleh menyerah, mudah mudahan kedepan pemerintah bisa lebih memeperhatikan honor para Bunda,“ ujar Dewi dihadapan ratusan para Bunda Himpaudi.

Sementara itu, Plt.Bupati Subang Imas Aryumningsih mengaku prihatin dengan nasib para Bunda PAUD yang hanya mendapat honor Rp 100. Ia pun mengitruksikan para kepada kepala Desa agar bisa mengaloksikan tambahan untuk honor para Bunda PAUD yang ada di desanya masing masing .

“Tambahannya, Kepala desa bisa nambah Rp 100 ribu dari dana ADD, dan Rp 100 ribu lagi mungkin bisa dicari solusinya. Jadi bisa Rp 300 ribu,” ujarnya.

Ia juga meminta agar para Bunda Himpaudi di Kabupaten Subang, agar tidak memberikan bentuk pelatihan diluar batas kemampuan anak.” Yang kita inginkan sistem pendidikan bagi anak usia dini, lebih mengedepankan pelatihan atau  pendidikan karakter,”  ungkap Imas.anr

 

 

loading...

Feeds