Dalam Waktu 1-2 Bulan Kedepan Kejari Akan Tetapkan Tersangka

POJOKJABAR.com, PURWAKARTA – ‎Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta terus mendalami dugaan korupsi pada program Sanitasi Masyarakat (sanimas) di Purwakarta tahun 2015, yang nilainya mencapai 23 Milyar lebih dari anggaran APBD Provinsi.‎

“Saat ini kita masih terus mengumpulkan data-datanya,” kata Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Purwakarta, Edi Monang Samosir yang didampingi Kepala Kajari Purwakarta.‎

Menurut dia, sejumlah pihak telah dipanggil untuk diminta keterangan. Mereka diantaranya unsur Kepala Desa, Dinas Ciptakarya selaku leading sector program di daerah, serta unsur pihak ketiga selaku pelaksana.

“Sudah, sudah kita panggil, saat ini masih dalam pendalaman,” tandasnya.‎

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negri Purwakarta, Shinta Sasanti SH,MH menegaskan bahwa pihaknya saat ini terus berkonsentrasi untuk melakukan pemeriksaan terhadap beberapa kasus yang kini ditangani pihak kejaksaan.

“Kami minta media untuk bersabar, dalam jangka waktu 1-2 bualan kedepan mudah-mudahan kami sudah bisa tetapkan tersangka,” ujar Shinta dihadapan awak media.‎

Lambanya penanganan masalah kasus-kasus di kejaksaan kemungkinan karena kurangnya personil yang dimiliki oleh kejaksaan, sehingga berdampak kepada kinerja para jaksa.

“Idealnya kita memiliki personil 60 orang, sedangkan untuk saat ini dikejaksaan hanya 27 orang. Padahal surat permohonan untuk penambahan jaksa sudah kita layangkan ke Kejati,” ujar Shinta.‎ (Adw)

loading...

Feeds