Penambangan Pasir Liar di Kabupaten Subang “Bagai” Tak Dilarang

Salah seorang buruh melakukan penambangan pasir, tepatnya di Blok Saronge Dusun Junti Kampung Cijerehilir Kecamatan Kasomalang.

Salah seorang buruh melakukan penambangan pasir, tepatnya di Blok Saronge Dusun Junti Kampung Cijerehilir Kecamatan Kasomalang.

Quick Count Pilpres 2019

POJOKJABAR.com, SUBANG – Meski Pemkab Subang sudah melarang aktivitas penambang liar, namun hingga saat ini masih saja berlangsung. Komitmen pemerintah terhadap pelarangan penambangan ilegal hanya isapan jempol.

Kapala Desa Tenjolaya Kecamatan Kasomalang, Tatang mengakui, jika di wilayahnya ada aktivitas galian C atau penambangan pasir, tepatnya di Blok Saronge Dusun Junti Kampung Cijerehilir.

”Ya, aktivitas penambangan pasir ini, sempat berhenti, tapi sekarang sudah aktivitas lagi,“ kata Tatang.

Selain itu, pihaknya juga tidak memiliki kewenangan untuk melarang aktivitas penambangan pasir tersebut meskipun berada di wilayahnya. Ia beralasan, karena aktivitas penambang liar tersebut berada di lahan pribadi.

“Termasuk izin, karena pihak kami hanya sebatas rekomendasi,“ ujarnya

Sambas (40) warga Kampung Cijerehilir mengakui sangat riskan dengan aktivitas pengerukan pasir di dusun tempat tinggalnya itu. Karena, pengerukan pasir tersebut berada sangat dekat dengan pemukiman warga. Selain itu, lokasi galiannya tepat berada di bibir tebing Daerah Aliran Sungai ( DAS) Cijerehilir, yang berfungsi sebagai penyangga alami.

“Jika ini dibiarkan, akan sangat berbahaya. Kalau tebing itu longsor, ya gak kebayang dampaknya. Banjir gak bisa dihindari, merusak lahan pertanian itu sudah bisa dipastikan,“ katanya.

Sementara itu, menurut salah seorang warga Dusun Junti RT 12/ 05 yang menolak namanya dikorankan, mengaku tidak tahu bakal ada aktivitas penambangan pasir yang lokasinya hanya berjarak ratusan meter dari tempat tinggalnya itu. Ia beralasan, karena sebelumnya tidak ada sosialisasi, dari pihak pengusaha maupun dari pihak pemerintah desa kepada warga.

“Kalau sebelumya dilakukan sosialisasi pastinya saya tau, ini kan gak ada. Padahal rumah saya ini paling dekat dengan lokasi galian,” katanya. (anr)

 

loading...

Feeds