Kades Sukatani Akui Ada Pemalsuan Tandatangan Saat Pencairan Anggaran Dana Desa Pertama

POJOKJABAR.com, PURWAKARTA – Kepala Desa Sukatani Kecamatan Sukatani, Asep Sumpena, dirinya mengakui bahwa pada tahap awal pencairan dana desa tahun 2016 ada sedikit kendala. Yaitu saat pengajuan proposal untuk pengajuan anggaran yang besarnya mencapai 400 juta lebih, pihak Desa kebingungan karena belum berpengalaman dalam tata cara pengajuan proposal untuk pencairan.

Agar anggaran tersebut terserap, pihaknya waktu itu memerintahkan kepada sekdes agar segera untuk membereskan proposal pencairan anggaran dana desa tahap awal.

“Mungkin karena akibat tekanan dari saya kemudian waktunya juga sudah mepet, sehingga sekdes melakukan kutipan tandatangan Tim Pengelola Kegiatan (TPK) yang akhiranya anggaran tersebut bisa di cairkan,” ujar Asep di kantor Desa Sukatani saat usai rapat LKPJ.

Namun, lanjut Asep, apapun yang dilakukan oleh sekdes merupakan tanggungjawab dirinya semua dilakukan agaran anggaran dana desa bisa segera di cairkan.

“Saya bertanggungjawab penuh terhadap apa yang dilakukan oleh sekdes saya, untuk‎ masalah kutipan tandatangan yang dilakukannya,” tegas Asep.

Sebelumnya dikabarkan puluhan masyarakat menolak LKPJ yang disampaikan oleh Kepala Desa Sukatani, saat rapat LKPJ di Aula kantor desa tersebut. Bahkan ketua Forum Silaturahmi Peduli Masyarakat Sukatani, Suharto, menduga ada ketidakberesan dalam pencairan dana desa tahap Pertama.

“Itu kan pernyataan kepala desa didepan forum masyarakat yang hadir tadi jelas, kepala desa mengaku melakukan pemalsuan tandatangan untuk pencairan dana desa tahap satu,” singkat Suharto. (Adw)‎

loading...

Feeds