Sudah Tidak Mungkin Ada Wakil Bupati Sumedang

Bupati H Eka Setiawan menegaskan hingga saat ini tidak mungkin lagi dilakukan pemilihan wakil bupati mengingat batas waktu yang ditentukan sudah lewat

Bupati H Eka Setiawan menegaskan hingga saat ini tidak mungkin lagi dilakukan pemilihan wakil bupati mengingat batas waktu yang ditentukan sudah lewat

POJOKJABAR.com, SUMEDANG – Bupati Sumedang Ir. H. Eka Setiawan menilai, tidak dimungkinkan kembali Sumedang bisa memiliki wakil bupati (Wabup) mengingat batas waktu yang ditentukan diklaim sudahlewat.

“Untuk mengisi kekosongan wakil bupati Sumedang tidak mungkin lagi, sehingga untuk periode sekarang sumedang tidak akan wabup,” ujar Bupati sausai menghadiri sertijab camat Cimanggung, Selasa (24/1).

Eka menambahkan, pihak partai pengusung pemenangan Hes-Hade yakni PPP dan Demokrat sudah mengajukan opsi nama untuk mengisi kekosongan wabup sebelumnya.

“Pendukung yang melibatkan dua partai itu, diantaranya satu partai sudah mengajukan nama, namun yang satunya lagi belum sehingga tidak bisa dilanjut,” ucapnya.

Sementara itu, karena waktu sudah habis yakni sampai bulan Desember, proses selanjutnya tidak memungkinkan. Karena itu, dirinya akan fokus bekerja meski harus seorang sendiri.

“Selama ini, bekerja tidak didampingi wakil bisa-biasa saja, tidak ada kendala yang berarti,” katanya.

Pernyataan berbeda disampaikan Ketua Komisi A DPRD Sumedang, Dudi Supardi mengatakan, di dalam UU tentang pilkada boleh atau tidaknya adanya wabup, yang namanya pemerintahan sudah satu paket antara Bupati dan wakil Bupati. Untuk kondisi saat itu, kata Dudi, tergantung bupatinya, mau atau tidaka ada wakil.

“Yang mana wakil tersebut diusulkan oleh partai pengusung, yang menjadi permasalahan sekarang ini terjadi bentrokan antara partai pengsung,” ujarnya kepada Radar.

loading...

Feeds