MUI Kabupaten Sumedang Imbau Umat Tak Termakan Hoax !

Ilustrasi hoax

Ilustrasi hoax

POJOKJABAR.com, SUMEDANG – Berita hoax bisa mengancam keutuhan persatuan dan kesatuan. Karena jika tidak dicerna akan berdampak pada kebencian dan permusuhan. Karena itu, Ketua MUI Sumedang KH. Adam Malik Ibrahim menghimbau semua masyarakat untuk tidak terjebak berita berbau palsu atau berita hoax. Setelah dikaji, kata dia berita-berita hoax semuanya mengandung fitnah.

”Kini sedang musim berita hoax terutama di medsos. Tolong jangan langsung percaya. Berita hoax itu banyak fitnah,” katanya, kemarin.

Menurutnya, situasi saat ini memang sudah tidak terkendali. Satu sama lain saling fitnah. Sikap-sikap berbau kebencian terus disuarakan. Yang dicemaskan, kata dia, ketika masyarakat sudah tidak bisa menyaring akan berita-berita yang mengandung hoax.

”Didaerah lain sudah ada kejadian yang diakibatkan berita hoax. Ini sangan memprihatinkan,” katanya.

Meski begitu Adam Malik menyebutkan, situasi seperti sekarang ini memang sudah tergambarkan oleh Islam sejak jaman nabi. Dimana nantinya kita ada dalam kondisi saling serang dengan fitnah. Namun demikian, kata dia, masyarakat harus mengantisipasi hal itu dengan banyak merenung dan terus belajar bijak dalam hal apapun.

”Ini tugas kita semua, dari pemerintah daerah sampai masyarakatnya. Masyarakat harus cerdas,” katanya lagi.

Adapun upaya menyikapi berita hoax, lanjut Adam, MUI Sumedang bersama Kemenag Sumedang sudah dan akan melakukan pendekatan dengan masyarakat. Upaya itu untuk mencegah hal-hal negatif dari berita hoax.

”Kita sudah menggerakan anggota MUI sampai tingkat desa untuk menyampaikan hal ini kepada masyarakat,” ucapnya.

Selain itu Adam menegaskan, pemerintah daerah harus segera turun tangan untuk mencerahkan masyarakat agar tidak termakan berita hoax yang bisa berdampak fatal pada keutuhan persatuan. Pihaknya mendorong agar ada kebijakan yang tegas dari pemerintah daerah. Jangan membiarkan berita hoax beredar masif.

”Intinya masyarakat juga harus tahu dan menyikapi dampak buruk berita hoax,” ujarnya. (gun)

loading...

Feeds