Istri Jadi TKW Suami Garap Keponakan Hingga Hamil

POJOKJABAR.com, PURWAKARTA – Alih-alih karena ditinggal istri menjadi Tenaga Kerja Wanita (TKW) ke Arab Saudi, HA (34) tega melampiaskan nafsu bejatnya kepada bocah yang masih berusia 16 tahun. Sebut saja Mawar, harus rela melayani nafsu bejat pelaku yang tiada lain adalah pamannya sendiri.

Aksi bejat pelaku baru diketahui setelah Mawar memberitahukan kepada kedua orang tuanya, bahwa ia telah mengandung jabang bayi yang sudah berumur dua bulan. Yang lebih mengejutkan orang tua Mawar, laki-laki yang telah menghamili anaknya tersebut tiada lain adalah saudaranya sendiri.

Mengetahui hal tersebut, kedua orang tua Mawar dan keluarga lainnya langsung melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian. Tak lama dari pelaporan, petugas kepolisian Polres Purwakarta berhasil meringkus pelaku di kediamannya di Kecamatan Sukatani.

HA mengaku, ia gelap mata dan tergoda melihat kemolekan keponakannya tersebut. Akhirnya ia memiliki niat untuk menyetubuhi Mawar. Dalam sebuah kesempatan, Mawar tengah berkunjung ke kediaman rumah pelaku. Kondisi rumah sepi tak disia-siakan. Pelaku langsung memaksa Mawar untuk melayani nafsu bejatnya. Kejadian ini kata dia, terjadi pada awal Tahun 2016 lalu saat Mawar masih berusia 15 tahun.

“Saya kesepian, saya juga kecewa, saya mengaku menyesal,” ungkap H dihadapan petugas Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Purwakarta.

Di tempat yang sama, Kanit PPA Satreskrim Polres Purwakarta Iptu Agus Permana membenarkan kasus tersebut. Pelaku kata dia, melakukan aksinya di rumahnya sendiri saat kondisi rumah sedang sepi. Selain melakukan pemaksaan terhadap korban, pelaku juga melancarkan modus lainnya yakni memberikan sejumlah uang sebagi imig iming agar korban tak menceritakan kejadian tersebut kepada siapapun.

“Pelaku telah menyetubuhi korban lebih dari lima kali. Dan pelaku mengaku memberikan sejumlah uang kepada korban dalam aksinya. Alasan kesepian ditinggal istri jadi TKI dan ditalak cerai oleh istrinya juga jadi alasan pelaku memperkosa keponakanya sendiri,” kata Agus dalam keterangan pressnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku terpaksa harus mendekam di seltahanan Mapolres Purwakarta dan disangkakan pasal 81 UU RI nomor 35 Tahun 2015 atas perubahan UU RI nomor 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

“Dari hasil pemeriksaan sementara dan keterangan dari sejumlah saksi, pelaku dituntut minimal 15 tahun kurungan penjara,” pungkasnya. (Adw)

loading...

Feeds