Tahun Ajaran Baru SMAN 1 Purwakarta Akan Pungut SPP Subsidi Silang

POJOKJABAR.com, PURWAKARTA – Perubahan kewenangan tata kelola Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dari Dinas Pendidikan Kabupaten Kota kepada Dinas Pendidikan Provinsi dimungkinkan adanya beberapa perubahan, salah satunya akan adanya pembayaran SPP.

Kepala SMAN 1 Purwakarta Asep Mulyana mengatakan sebelum adanya perubahan tata kelola, setiap siswa menerima tiga bantuan. Pertama dari Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari Pusat, Kedua, BDSS dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Purwakarta dan Ketiga dari Provinsi yaitu dana Bantuan Pendidikan Menengah Universal (BPMU).

“Tiga bantuan itu memiliki fungsi anggaran yang berbeda, BOS untuk kebutuhan operasional sekolah dlm belanja barang dan jasa. BPMU diprioritaskan utk belanja pegawai/guru honorer, BDSS utk belanja pegawai, belanja barang dan jasa, dan belanja investasi,” kata Asep saat ditemui wartawan.

Untuk penerapan pembayaran SPP kemungkinan akan dilaksanakan awal tahun ajaran baru nanti

“Kan kita sudah tidak ditangani Kabupaten lagi jadi hanya menerima dua. Dari situ, kemungkinan akan adanya kekurangan biaya operasional guna mendukung proses belajar mengajar disekolah” tambah Asep.

Asep menjelaskan, jika memang nanti SMAN 1 Purwakarta harus memungut SPP kepada siswa – siswinya, SPP setiap siswa nantinya tidak akan sama karena akan disesuaikan dengan kemampuan orang tua siswa, untuk besaran SPP itu sendiri Asep belum memastikan karena masih menunggu intruksi dari Pemerintah Provinsi.

“Nanti disini kita akan menerapkan SPP gotong royong atau subsidi silang dimana yang mampu membantu yang kurang mampu sehingga besaran SPP nantinya berbeda,” jelas Asep. (Adw)

loading...

Feeds