Bantuan Jaring bagi Nelayan di Pantura Subang “Dibumbui” Tindakan Pungli

Ilustrasi Pungli.

Ilustrasi Pungli.

POJOKJABAR.com, SUBANG – Bantuan jaring play senilai miliaran rupiah dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang diperuntukan para nelayan di wilayah Pantai Utara (Pantura) Subang diduga diwarnai aksi pungutan liar (pungli). Selain itu bantuan yang disalurkan akhir 2016 dan Januari 2017 diduga tidak tepat sasaran.

Sesuai pengajuan bantuan jaring play tersebut merupakan bantuan untuk para nelayan yang berada diempat wilayah kecamatan pesisir pantai utara Subang, yakni di Kecamatan Pusakanagara, Ciasem Legonkulon, dan Kecamatan Blanakan.

Untuk di Kecamatan Pusakanagara, bantuan jaring play yang disalurkan kepada nelayan, mencapai lebih 700 pis. Di mana setiap nelayan mendapat jatah bervariasi, antara 5, 9 hingga 11 pis jaring. Sedangkan di Kecamatan Blanakan, bantuan jaring yang disalurkan sebanyak 400 pis lebih. Masing-masing nelayan mendapat 2-3 pis, bahkan lebih.

Namun dalam penyalurannya, selain terindikasi tidak tepat sasaran, nelayan yang menerima bantuan, juga dipungut biaya, dengan nominal antara Rp 70.000-100.000/pis jaring.

“Penyalurannya juga enggak tepat. Masa yang enggak punya perahu, dapat jaring, hanya karena jadi anggota koperasi. Sementara yang punya perahu, malah enggak dapat (jaring).Kan batuan itu untuk yang punya perahu,” ungkap Kus, nelayan Desa Patimban Kecamatan Pusakanagara.

loading...

Feeds