Kualitasnya Bagus, Purwakarta Masukkan Kerajinan Bambu Masuk Kurkilum Pendidikan

Dedi Mulyadi.

Dedi Mulyadi.


POJOKJABAR.id, PURWAKARTA– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta akan menggalakkan ilmu pengetahuan tentang kerajinan tangan berbahan baku bambu untuk masuk ke kurikulum pendidikan.

“Orang Purwakarta memiliki keterikatan yang kuat dengan bambu, karena wilayah Kecamatan Sukasari, Purwakarta, merupakan sentra penghasil bambu yang memiliki kualitas bagus,” kata Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi seperti dilansir dari Antara, Minggu (31/7/2016).

Dedi menyatakan, kualitas bambu dari Kecamatan Sukasari itu harus disyukuri, dengan cara meningkatkan nilai tambah dari bambu tersebut.

Sehingga, kata dia, bambu yang dihasilkan dari wilayah Sukasari itu tidak boleh lagi dijual sebagai bahan baku, tetapi harus dijual dalam bentuk barang jadi yang di antaranya dihasilkan dari kerajinan tangan anyaman bambu.

“Kita punya wilayah Sukasari sebagai laboratorium bambu untuk pelajar. Bambu di sana dijual murah saat menjadi bahan baku. Tetapi saat sudah berupa produk barang jadi, harganya bisa beratus kali lipat,” katanya.

Dilihat dari hal tersebut, kata Dedi, maka akan jelas korelasi antara penguatan sektor pendidikan dengan penguatan sektor ekonomi kreatif.

Upaya mendorong pengetahuan tentang kerajinan tangan berbahan baku bambu agar masuk kurikulum pendidikan dinilainya selaras dengan spirit “Go Green” yang selama ini ramai dibicarakan.

Sehingga memiliki implikasi yang positif juga terhadap lingkungan karena akan jauh mengurangi penggunaan plastik dalam kehidupan sehari-hari.

Loading...

loading...

Feeds