Selain Tempat Tinggal Eks Gafatar Purwakarta Minta Modal buat Usaha

POJOKJABAR.com, PURWAKARTA – 23 orang Eks Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) khawatir nasib kehidupan mereka selanjutnya, saat harus kembali ke kampung halamannya Purwakarta. Hal ini sebagaimana dilontarkan Abdul Rahman dan Wildan, eks anggota Gafatar asal Kecamatan Cibatu Purwakarta.

“Pemerintah pastinya sudah punya solusi saat membubarkan ormas ini. Kami meminta pemerintah memperhatikan keberlangsungan hidup kami bersama keluarga, untuk selanjutnya,” ujar Wildan.

Diungkapkan, Wildan, dua tahun saat hidup di Kalimantan kehidupannya nyaman dan tentram bahkan memiliki penghasilan dari bertani. Cukup untuk memenuhi segala kebutuhan hidup sehari-hari.

Baca juga :Horee 23 Eks Gafatar Warga Purwakarta Hari Ini Tiba


“Sehari penghasilan Rp 400 ribu dari usaha bertani terong,” ungkap ayah empat anak itu.

Sementara itu, eks Gafatar lainnya Abdul Rahman, menambahkan, selain tempat tinggal untuk para eks Gafatar dan keluarga, juga meminta kepada pemerintah untuk memberikan perlindungan dan menjamin keamanan.

“Kami juga meminta untuk modal usaha, karena kini kami tidak memiliki apa-apa. Semua ditinggalkan di Kalimantan, saat datang lagi kesini (Purwakarta-red) kami sudah tidak punya apa apa,” pungkas Abdul Rahman. (Adw)