Dikira Sedang Bertengkar, Padahal Lagi Dirampok

Ilustrasi

perampokanPOJOKJABAR.id, BANJAR– Aksi perampokan di Kota Banjar semakin nekat. Tidak siang, tidak malam aksi perampokan bisa terjadi dan menimpa siapa saja.

Seperti yang dialami Sri (45), istri salah seorang pejabat di Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy, Banjar Kamis, (27/8/2015). Uang sebanyak Rp 300 juta yang disimpan di jok tengah mobil kijang Innova nopol D 27 MJ miliknya dilenyap setelah pelaku memecah kaca mobil.

Menurut Kasat Reskrim Polres Banjar, AKP Shohet kejadian ini terjadi saat Sri tengah menarik uang di ATM BRI Unit Purwaharja, Parungsari, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, Kamis (27/8/2015) sekitar pukul 11.00 siang. Sri  memergoki seorang pria menggunakan jaket kulit mengambil tas di jok belakang mobilnya setelah memecahkan kaca mobil. Sempat terjadi aksi tarik menarik tas yang berisi uang Rp 300 juta.

Tapi pelaku berhasil kabur dengan motor seraya membawa tas tersebut, setelah dijemput oleh temannya dengan motor. Keduanya diduga kabur ke arah Pangandaaran.


Sementara Aep (48), mengaku ia sedang melintas di depan ATM BRI dan melihat Sri tengah berebut tas dengan seorang pria berjaket. Tapi ia mengira, bahwa mereka adalah pasangan suami istri yang tengah bertengkar, ia tidak menyadarai kalau¬†itu adalah aksi perampokan. Ia baru tersadar setelah pria berjaket tersebut berhasil membawa kabur tasnya, dan Sri berteriak “jambret”.

Saat ini kasus tersebut tengah ditangani Sat Reskrim Polres Banjar. Sri pun sempat dimintai keterangan untuk penyelidikan lebih lanjut. (nto/dea)