Kabupaten Purwakarta Raih Rekor MURI Pilkades Tercepat

Bupati Dedi Mulyadi menerima Piagam Penghargaam Museum Rekor Dunia Indonesia atas pelaksanaaan pilkades serentak tercepat di Indonesia, Rabu (26/8/2015).
Bupati Dedi Mulyadi menerima Piagam Penghargaam Museum Rekor Dunia Indonesia atas pelaksanaaan pilkades serentak tercepat di Indonesia, Rabu (26/8/2015).
Bupati Dedi Mulyadi menerima Piagam Penghargaam Museum Rekor Dunia Indonesia atas pelaksanaaan pilkades serentak tercepat di Indonesia, Rabu (26/8/2015).

PURWAKARTA-Kabupaten Purwakarta mencatatkan rekor. Pada Pemilihan kepala Desa (pilkades) yang digelar serentak di 87 desa di Kabupaten Purwakarta, Rabu (26/8), berlangsung aman, tertib dan tercepat.

Hal ini menarik perhatian Museum Rekor Indonesia (MURI) dengan memberikan penghargaan rekor baru, pelaksanaaan pilkades serentak tercepat di Indonesia. Pagi hari dilaksanakan Pilkades di 87 desa, mulai dari pemilihan hingga perhitungan pada siang hari dan pada malam harinya langsung dilakukan pelantikan oleh Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi.

Perwakilan MURI, Osmar Samesta Susilo pun akhirnya mengganjar pemrakarsa pilkades tercepat itu yang tak lain Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi dengan piagam penghargaan rekor baru, tadi malam.

“Ini sebelumnya belum pernah terjadi di belahan dunia manapun. Yaitu pemilihan kepala desa dari mulai pemungutan suara, perhitungan hingga pelantikan digelar dalam satu hari. Luar biasa, MURI menilai ini layak dianugerahi rekor baru MURI,” tegas Omar dalam penyerahan piagam MURI pada Bupati Dedi.


Terkecuali itu, yang menarik dari pelantikan ini adalah pakaian yang digunakan Kades terpilih bukan lagi menggunakan pakaian resmi Kades yang lengkap dengan lencana dan topi kebesaran. Tapi, Kades terpilih ini menggunakan pakaian adat Sunda, pangsi dan iket kepala serta kebaya bagi Kades terpilih wanita.
Sementara Sumpah jabatan dari pelantikan ini juga dilakukan dua kali. Sumpah kenegaraan dan sumpah adat.

Purwakarta meraih Piagam Penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia atas pelaksanaaan pilkades serentak tercepat di Indonesia, Rabu (26/8/2015).
Purwakarta meraih Piagam Penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia atas pelaksanaaan pilkades serentak tercepat di Indonesia, Rabu (26/8/2015).

Bupati purwakarta, Dedi Mulyadi sengaja menggelar pilkades hingga pelantikan ini dalam satu hari. Menurutnya ini untuk meminimalisir dan mengakhiri dengan cepat gesekan horisontal antar pendukung calon kades pasca pemilihan yang biasanya sering terjadi.

Terkecuali itu, kades terpilih bisa langsung bekerja esok hari dan melayani masyakat setelah ada serah terima jabatan dengan pejabat sementara.

“Biarkan gesekannya diselesaikan melalui pengadilan tata usaha negara. Jadi yang diperkarakan surat keputusan bupati bukan hasil pilkades dari panitia”, jelas Dedi.

Purwakarta tercatat di Museum Rekor Dunia Indonesia atas pelaksanaaan pilkades serentak tercepat di Indonesia, Rabu (26/8/2015).
Purwakarta tercatat di Museum Rekor Dunia Indonesia atas pelaksanaaan pilkades serentak tercepat di Indonesia, Rabu (26/8/2015).

Dedi pun membeberkan resepnya menggelar pilkades kilat ini. Menurutnya teknis pemungutan suara tidak lagi dibuat satu TPS, tetapi beberapa TPS, agar pemungutan berjalan cepat. Termasuk kerjasama dan koordinasi yang baik dengan aparat keamanan POLRI dan TNI.

“Memang kita ambil resiko banyak TPS berarti banyak anggaran yang keluar. Kita yakin kita mampu membiayai pilkades ini. Panitia juga tidak memungut biaya dari para calon”, tambahnya.

Kades terpilih ini rencananya akan mulai mengabdikan dirinya pada masyarakat esok hari setelah serah terima jabatan dengan pejabat kades. Untuk itu, September mendatang mereka sudah bisa merasakan gaji pertama sebagai kepala desa.

(Humas Setda Purwakarta/adv/kan/ps)