Satu Nyawa Melayang di Duga Korban Tabrak Lari

Korban meninggal akibat tabrak lari saat ditangani para medis sesaat sebelum di bawa ke kamar mayat.
Korban meninggal akibat tabrak lari saat ditangani para medis sesaat sebelum di bawa ke kamar mayat.
Korban meninggal akibat tabrak lari saat ditangani para medis sesaat sebelum di bawa ke kamar mayat.

POJOKJABAR.id, PURWAKARTA – Satu nyawa melayang dalam kecelakaan yang terjadi di Jalan raya Plered Purwkarta, sementara satu korban lainnnya dalam keadaan kritis. Korban yang di duga akibat tabrak lari tersebut, keduanya kini berada di Rumah Sakit Umum Daerah Bayu Asih Purwakarta. Kedua korban berasal dari Kampung Sukasirna RT 10/03 Desa Sindangsari Kecamatan Plered Purwakarta.

Dari informasi yang berhasil di himpun, korban meninggal bernama Sandi Argani berusia sekitar 17 Tahun. Korban menghembuskan nafasnya di tempat kejadian perkara (TKP) akibat kepala korban terbentur dengan aspal sehingga kepalanya pecah. Akibat luka yang cukup parah tersebut korban tidak bisa di selamatkan.

Sementara korban yang masih dalam keadaan kritis bernama Riki usia sekitar 17 tahun, saat ini tengah mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit bayu asih.

Menurut keterangan salah seorang perawat di rumah sakit bayu asih, kedua korban masuk ke rumah sakit sekitar pukul 01.30 dini hari. Dengan kondisi memprihatinkan.


“Yang satu sudah meninggal dunia akaibat lyka di krpala, kemudian korban di bawa ke kamar mayat. Sedangkan korban satu lagi dalam kondisi kritis,” ujar perawat yang enggan disebutkan namanya kepada pojokjabar. Minggu dini hari (16/08/2015).

Menurut keterangan petugas kepolisian, lanjutnya, kecelakaan terjadi di tempat gelap, di duga mereka korban tabrak lari. Pelaku tabrak lari tidak bertanggung jawab, meninggalkan para korban kabur melarikan diri dan membiarkan korban tergeletak di jalan.

“Tadi anggota kepolisian bilangnya sih korban tabrak lari,” tambahnya. (Adw).