Wow.. DPRD Purwakarta Beli Baju Sekali Pakai Rp290 Juta

Gedung DPRD Purwakarta
ilustrasi
Gedung DPRD Purwakarta
Gedung DPRD Purwakarta

POJOKSATU.id, PURWAKARTA – Baju sekali pakai senilai Rp290 juta yang dibeli DPRD Purwakarta disorot
Koalisi Masyarakat Untuk Transparansi Anggaran (Konstan).

Ketua Konstan Purwakarta, Hikmat Ibnu Aril, mengatakan, pembelian baju sekali pakai itu menghambur-hamburkan uang rakyat. Semua anggaran untuk beli pakaian itu bersumber dari APBD.

“Setiap tahun APBD Purwakarta selalu menganggarkan pakaian khusus tertentu untuk anggota DPRD senilai Rp 290 juta,” ujar Aril di kawasan Jalan Singawinata Purwakarta kepada awak media, Kamis (16/4).

Pada tahun 2014, APBD Purwakarta menganggarkan pakaian khusus untuk hari tertentu senilai Rp 139 juta. Kemudian di APBD 2015, dianggarkan kembali senilai Rp 150 juta.


“Pakaian khusus tertentu untuk anggota DPRD ini tidak jelas seperti apa dan yang aneh kenapa harus dianggarkan setiap tahun,” ujarnya.

Tidak hanya untuk anggota DPRD saja, ternyata semua PNS di lingkungan Sekretariat DPRD Purwakarta juga dianggarkan dengan nilai yang besar, hanya untuk membeli baju.

APBD Purwakarta 2014 dan 2015 selalu menganggarkan pakaian dinas dan perlengkapannya, pakaian sipil lengkap dan pakaian sipil harian untuk para PNS.

“Tahun 2014 untuk tiga jenis pakaian itu nilai yang dianggarkan mencapai Rp 282 juta. Kemudian tahun depannya dianggarkan lagi untuk pakaian dengan jenis yang sama senilai Rp 274 juta,” tambah Aril.

Sehingga, dalam dua tahun itu, lebih dari Rp 500 juta atau setengah milyar lebih dianggarkan untuk hal yang sama, yaitu membeli pakaian.

“Pertanyaannya sama, kenapa harus dianggarkan dua tahun berturut-turut, jelas itu pemborosan. Masih banyak keperluan lainnya untuk masyarakat yang miskin, Apalagi APBD Purwakarta 2015 senilai Rp 1.9 triliun justru defisit anggaran senilai Rp 2.5 miliar,” ujarnya.

Sementara itu, sekretaris DPRD Purwakarta Syachrul Koswara mengakui institusinya selalu menganggarkan pakaian khusus tertentu. “Iya memang setiap tahun dianggarkan, untuk anggota DPRD dan para PNS nya,” ujarnya.

Ia menyebut pakaian khusus tertentu merupakan pakaian khusus yang hanya dipakai satu hari saja.
“Cuma dipakai satu hari saja saat rapat paripurna hari jadi Purwakarta. Kalau untuk PNS ya memang setiap tahun karena harus diganti,” ujarnya.

(adw)