Terlibat Korupsi Pembangunan SOR Ciateul, Kadispora Kini di Rutan Kelas 2

Kuswendi tertunduk menggenakan rompo tahanan./Foto: Rmol

Kuswendi tertunduk menggenakan rompo tahanan./Foto: Rmol


POJOKJABAR.com, GARUT– Rutan Kelas 2 Garut akhirnya menjadi tempat Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Garut Kuswendi dijebloskan.

Kuswendi ditahan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Garut. Ia disangkakan terlibat korupsi proyek pembangunan SOR Ciateul di Kecamatan Tarogong Kidul.

Selain Kuswendi, Kejari juga ikut menahan anak buah Kuswendi di Dispora, yakni Kabid Kemitraan Sarana dan Prasarana Dispora Garut, Yana Kuswandi. Saat ini, Yana sudah pensiun sebagai PNS.

Sebelumnya, Polres Garut telah melakukan penyelidikan terhadap kasus korupsi SOR Ciateul sejak tahun lalu. Bahkan Kuswendi sudah lama ditetapkan sebagai tersangka.

Setelah beberapa lama melakukan penyelidikan, baru hari ini Satreskrim Polres Garut melimpahkan berkas tahap dua beserta kedua tersangka ke Kejari Garut.

Kuswendi beserta anak buahnya datang ke Kejari Garut pukul 12.00. Ia baru keluar dari ruang pemeriksaan sekitar pukul 16.15.

Pihak penyidik Polres Garut pun membawa berkas dokumen yang cukup tebal. Ada sekitar tiga bundel berkas yang diserahkan.

Saat keluar dari ruang pemeriksaan, Kuswendi dan Yana langsung memakai rompi berwarna merah muda. Dengan tulisan tahanan Kejaksaan Negeri Garut.

Tangan kedua tersangka pun diborgol saat digiring menuju mobil tahanan. Kejari Garut menitipkan kedua tersangka selama 20 hari sebelum persidangan di Rumah Tahanan (Rutan) Garut.

Saat awak media meminta komentar Kuswendi terkait penahanannya, ia tak mengucapkan satu kata pun. Kuswendi hanya bisa tertunduk saat diberondong pertanyaan.

(rmol/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds