Partai Nasdem Angkat Bicara, SLB di Majalengka Terancam Tergusur

Lokasi SLB yang baru mempunyai dua ruang kelas./Foto: Rmol

Lokasi SLB yang baru mempunyai dua ruang kelas./Foto: Rmol


POJOKJABAR.com, MAJALENGKA– Sekolah Luar Biasa (SLB) terancam tergusur oleh pembangunan Rumah Sakit Cideres Majalengka membuat Partai Nasdem angkat bicara.

Partai besutan Surya Paloh itu, sangat menyayangkan atas terjadinya insiden yang menimpa dunia pendidikan di Kabupaten Majalengka. Terlebih menyangkut kaum difabel atau anak dengan kebutuhan khusus.

Ketua DPD Partai Nasdem Majalengka Wawan Darmawan mengatakan, prinsip terkait kemanusiaan harus menjadi poin utama pemerintah dalam merumuskan kebijakan dalam pembangunan.

“Soal kemanusiaan harus mendapatkan perhatian utama kita semua. Bahwa aspek kemanusiaan menjadi faktor utama pemerintah dalam merumuskan kebijakan,” ujar Wawan, Senin (20/1).

Masalah pembangunan yang berhubungan dengan bidang kesehatan menurut wawan, juga merupakan hal yang penting. Akan tetapi, pembangunan pendidikan juga tak kalah pentingnya terutama bagi para siswa dengan berkebutuhan khusus.

“Jadi pembangunan pendidikan dan kesehatan adalah sama-sama menjadi hal penting bagi kebutuhan manusia,” tegasnya.

Wawan mengingatkan, pemerintah harus memastikan tempat sementara yang layak untuk dijadikan sebagai sarana pembelajaran, terlebih sekolah yang membutuhkan perhatian ekstra dari pemerintah.

“Tinggal masalahnya bagaimana tempat sementara tersebut harus layak, sebagaimana layaknya keberadaan sebuah sekolah, apalagi ini sekolah teman-teman yang berkebutuhan khusus (SLB),” tambahnya.

Masih dijelaskan wawan, berdasarkan informasi dari pihak sekolah, saat ini sekolah tersebut sudah memiliki tanah yang asetnya berada di Desa Gandasari dekat Mesjid Jami Desa Gandasari. Hanya saja di lokasi itu pihak sekolah baru memiliki dua ruang kelas dari jumlah kebutuhan 12 ruang kelas baru.

“Jadi, ini menjadi catatan untuk mendapatkan perhatian utama dari seluruh stakeholder, khususnya Pemerintah Daerah Kabupaten Majalengka dalam merealisasikan Program Majalengka Raharja dalam bidang Pendidikan,” jelasnya.

Dirinya bertekad akan mencari bantuan dari berbagai pihak untuk membantu membangun ruang kelas baru yang dibutuhkan segera mendapatkan perhatian dan bantuan dari berbagai pihak.

“Jadi saya yakin pemerintah daerah akan memperhatikan soal ini dengan bijak dan mencari solusi, serta kita bersama-sama dengan semua komponen masyarakat termasuk parlemen dan partai politik akan membantu kelangsungan pembangunan sekolah,” katanya.

Berdasarkan informasi di lapangan, bahwa keberadaan sekolah SLB bangunannya berdiri di objek tanah aset Pemerintah Kecamatan Dawuan yg kini menjadi aset rumah sakit Cideres. Untuk sementara ini, Sekolah tersebut akan pindah dan ditempatkan di UPTD Kecamatan Dawuan

(rmol/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds