Dave Ngaku Berita Hoax Dapat Ditangkal dengan Sosialisasi, Kok?

Dave Akbarsyah Fikarno, Anggota Komisi I DPR RI saat memberikan materi mengenai berita hoax di hotel Prima Jalan Siliwangi, Kota Cirebon. /Foto: Alwi

Dave Akbarsyah Fikarno, Anggota Komisi I DPR RI saat memberikan materi mengenai berita hoax di hotel Prima Jalan Siliwangi, Kota Cirebon. /Foto: Alwi

POJOKJABAR.com, CIREBON–  Anggota Komisi I DPR RI, Dave Akbarsyah Fikarno, mengungkapkan saat ini berita hoax atau bohong yang sering dikonsumsi masyarakat dapat ditangkal dengan perbanyak sosialisasi.

Dikatakan Dave, masyarakat harus sering menerima informasi ataupun pengetahuan tentang hoax, bahwa berita berita bohong harus dilawan dan jangan mudah dikonsumsi.

“Karena itu harus sering dilakukan sosialisasi-sosialisasi misal dari desa ke desa, sekolah ke sekolah dan dari sesama tokoh masyarakat,” kata Dave, usai mengisi seminar Waspada Berita Hoax di Tahun 2019, di hotel Prima Jalan Siliwangi Kota Cirebon, Jumat (15/2/2019).

Dijelaskannya, sosialisasi tersebut memiliki peranan penting yakni menumbuhkan rasa kesadaran bagi masyarakat bahwa berita hoax adalah menyesatkan dan dapat berpotensi merusak persatuan bangsa.

“Ujungnya, yaitu masyarakat agar bisa tumbuh kecerdasan berpikir dan tidak ada lagi berita-berita yang menyesatkan,” jelasnya.

Dave Akbarsyah Fikarno

Dave Akbarsyah Fikarno, Anggota Komisi I DPR RI saat memberikan materi mengenai berita hoax di hotel Prima Jalan Siliwangi, Kota Cirebon. /Foto: Alwi

Saat ini, ungkapnya, DPR RI khususnya Komisi I berkomitmen untuk menangkal berita bohong tersebut, yang salah satunya menggandeng Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) untuk memblokir situs.

“Nah, intinya komisi I sendiri, salah satunya ditugasi untuk penyebaran berita-berita yang benar agar kita bisa mawas diri dalam hal ini menangkal,” pungkasnya.

Dave Akbarsyah Fikarno

Dave Akbarsyah Fikarno, Anggota Komisi I DPR RI saat memberikan materi mengenai berita hoax di hotel Prima Jalan Siliwangi, Kota Cirebon. /Foto: Alwi

 

Sementara itu, Staf Ahli dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Gun Gun Siswandi, mengatakan untuk memberantas berita hoax harus bersama-sama melawan, dan menurutnya bukan hanya pemerintah yang bergerak.

“Jadi, semua elemen, komunitas dan lain sebagainya, itu harus saling bahu-membahu membantu agar berita hoax atau bohong ini tidak menyebar ke yang lainnya,” ungkap Gun Gun.

(alw/pojokjabar)

loading...

Feeds