KPU Purwakarta Coret Caleg PKB, Sudah Sah?

Pileg 2019.

Pileg 2019.


POKOKJABAR.com, PURAKARTA- Keputusan KPU Purwakarta atas pencoretan Caleg 2019 dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dikuatkan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung.

Pengadilan tersebut memutuskan tidak mengabulkan permohonan Caleg PKB untuk DPRD Purwakarta atas nama Angga Ar-Ramadhana yang sebelumnya dicoret dari daftar calon tetap (DCT).

Komisioner KPU Purwakarta, Salman Alfarisi mengatakan, putusan PTUN Bandung terkait gugatan terhadap pencoretan caleg dari DCT oleh KPU Purwakarta sudah diperdengarkan, Selasa (4/12).

“Hasilnya adalah menolak semua permohonan pemohon,” kata Salman, melalui sambungan selulernya, Rabu (5/12).

Dia melanjutkan, pihaknya tinggal menunggu salinan hasil keputusan yang kemungkinan diterima KPU Purwakarta Kamis (6/12) besok atau Jumat (7/12) lusa.

Terpisah, Ketua KIPP Purwakarta, Hikmat Ibnu Aril turut mengomentari hasil putusan tersebut.

Menurutnya, para pihak harus patuh terhadap putusan yang telah ditetapkan hakim. Pasalnya, pengadilan tentu telah mempertimbangkan dari berbagai aspek, termasuk aspek hukum.

“Aturan pencalonan sudah jelas, diantaranya harus menerangkan dan menyampaikan riwayat hidup secara jelas. Terlepas dari proses pencoretan itu sendiri, menurut saya sudah cukup bijak. Karena proses pencalonannya sendiri bisa diduga memenuhi unsur pidana Pemilu yang mempunyai konsekuensi sanksi penjara,” kata Aril.

Diketahui, tertanggal 17 Oktober 2018, KPU Purwakarta mengeluarkan Surat Keputusan (SK) No : 81/PL.01.4-Kpt/3214/KPU-PWK/X/2018 Tentang Perubahan Daftar Caleg Tetap. Berdasarkan SK tersebut, dua Caleg dicoret dari DCT, yaitu Angga Ar-Ramadhana dari PKB dan Lukmanul Hakim dari Partai Berkarya.

PKB sempat melakukan upaya hukum ke Bawaslu Purwakarta melalui jalur ajudikasi.

Sama halnya dengan putusan PTTUN Bandung, Bawaslu Purwakarta menolak   permohonan penggugat.

(feb/rmol/pojokjabar)

loading...

Feeds