Duh, Proses PAW 3 Anggota DPRD Terganjal SK DPP Parpol

Ramlan Maulana ketua KPU Purwakarta, saat ditemui di ruangannya./Foto: Ade

Ramlan Maulana ketua KPU Purwakarta, saat ditemui di ruangannya./Foto: Ade

Cari Aman

POJOKJABAR.com, PURWAKARTA– Proses Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Purwakarta terganjal SK DPP partai masing-masing, karena hingga saat ini surat dari DPP belum ada. Sehingga para anggota Dewan yang loncat partai belum bisa di PAW.

Seperti diketahui, ada tiga anggota DPRD yang pindah partai mencalonkan diri menjadi anggota dewan kembali pada tahun 2019 tapi tidak melalui partai yang telah mengusungnya menjadi anggota DPRD priode 2014-2019.

Ketiga nama yang loncat partai yaitu Dendri Miftah Agustian (PDIP), Anita Diana (PDIP) dan Putri (Gerindra). Semua anggota dewan tersebut memilih maju dari Golkar pada Pemilu 2019 yang akan datang.

Terganjalnya PAW karena belum turunnya SK DPP dibenarkan oleh ketua KPU Purwakarta, Ramlan Maulana, bahwa salah satu sarat anggota Dewan tersebut di PAW harus ada surat dari DPP partai masing-masing.

“Terkait PAW parpol harus melampirkan syarat yang masih kurang yakni SK pemberhentian kader yang nyaleg pindah parpol dari DPP dan Rekomendasi nama calon pengganti. Mekanismenya seperti itu, harus ada surat keputusan dari DPP siapa pengganti anggota dewan yang sudah mengundurkan diri dari partainya dan memilih ke partai lain,” kata Ramlan di kantornya.

Setelah ada surat resmi dari DPP sebagai pengganti anggota Dewan yang di PAW selanjutnya tinggal proses PAW, itu bisa secepatnya di proses bila semua mekanismenya sudah memenuhi syarat.

“Tentang SOP PAW pimpinan parpol menyampaikan permohonan ke DPRD lalu DPRD ke KPU, KPU ke DPRD, DPRD dan PEMDA ke Gubernur – Pelantikan. Tergantung partainya bila semua berkas sudah selesai partai segera memproses alur tersebut untuk sepanjutnya melakukan PAW, paling lambat untuk proses PAW 6 bulan bulan sebelum masa jabatan anggota dewan berakhir,” beber Ramlan, mengakhiri pembicaraan.

(Adw/pojokjabar)


loading...

Feeds