Wakil Bupati Purwakarta Terpilih Aming Meradang, Ternyata Ini Sebabnya

Wakil Bupati Terpilih  Aming (Baju Putih) saat bersama ketua DPD Golkar Jabar (Dedi Mulyadi) saat sedang mempersiapkan Beras untuk Bantuan Kemanusiaan ke Lombok./Foto: Ade

Wakil Bupati Terpilih Aming (Baju Putih) saat bersama ketua DPD Golkar Jabar (Dedi Mulyadi) saat sedang mempersiapkan Beras untuk Bantuan Kemanusiaan ke Lombok./Foto: Ade

Cari Aman

POJOKJABAR.com, PURWAKARTA– Wakil Bupati Purwakarta Terpilih Aming meradang melihat Purwakarta di bawah kepemimpinan Pj Bupati Purwakarta Taufiq Budi Santoso. Menurut dia, kini kabupaten yang dulu terkenal bersih dan asri itu mulai semrawut.

Aming menuturkan, sejak ditetapkan sebagai Wakil Bupati Purwakarta Terpilih oleh DPRD Purwakarta, dia kerap menerima laporan warga. Laporan tersebut berisi keluhan tentang sampah yang siang hari masih menumpuk di pinggir jalan.

Selain itu, pemasangan baligho dan berbagai spanduk di berbagai titik juga tidak memenuhi standar estetika. Fenomena ini menurutnya, bertentangan dengan visi yang akan dia jalankan nanti jika sudah dilantik.

“Setiap hari kondisi Purwakarta yang semerawut ini dikeluhkan warga kepada saya. Segera setelah dilantik, saya akan melakukan langkah strategis untuk mengatasi ini. Purwakarta harus kembali indah dan nyaman,” kata Aming di Pasar Induk Cikopo, Purwakarta, Kamis (29/8/2018).

Pria yang meniti karir sebagai kepala desa dan pengusaha tersebut juga menyesalkan fenomena itu. Menurut Aming, hal ini terjadi karena kurangnya Pj Bupati Purwakarta untuk turun ke lapangan melakukan pemeriksaan hasil pekerjaan pegawai.

Akibatnya, langkah monitoring tidak berjalan efektif dan pekerjaan dilakukan asal jadi. Hal ini kata dia merupakan bentuk disorientasi terhadap pelayanan publik di Purwakarta.

“Kalau rajin turun ke lapangan, saya kira ini tidak akan terjadi. Akibat tidak pernah turun dan melakukan tidak ada pengecekan, maka efektivitas pelayanan publik tidak terkontrol. Pengelolaan sampah itu termasuk pelayanan, bahaya kalau dibiarkan bisa menimbulkan penyakit,” ucapnya.

Agenda 100 Hari Pertama

Aming mengaku sudah menyusun rencana kerja 100 hari pertama bersama Bupati Purwakarta Terpilih Anne Ratna Mustika. Agenda tersebut berisi program penyempurnaan infrastruktur dan pelayanan dasar untuk publik Purwakarta.

“Dua hal akan menjadi fokus di 100 hari kerja. Yakni, penyempurnaan pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik yang mendasar. Kita fokuskan di bidang pendidikan dan kesehatan, ini yang utama. Selain kita inisiasi seluruh program yang sudah dikampanyekan,” katanya.

Fondasi pembangunan yang sudah diletakan Bupati Purwakarta terdahulu, Dedi Mulyadi menurut Aming sangat layak dilanjutkan. Secara visi, dia terinspirasi oleh langkah-langkah strategis pemerintahan terdahulu.

“Pada prinsipnya, proses pembangunan membutuhkan kesinambungan. Saya kira fondasi pembangunan Kang Dedi Mulyadi harus kita lanjutkan. Selain itu, kita sempurnakan dengan program baru. Mohon do’a dari seluruh warga Purwakarta,” tuturnya.

(Adw/pojokjabar)


loading...

Feeds